Pedagang Mi Babi Berpeci Putih di Bandung Tuai Kontroversi
BANDUNG, REQNews - Sebuah video pedagang mi babi di kawasan Jalan Cibadak, Kota Bandung, viral di media sosial. Pedagang tersebut menuai sorotan karena menjual makanan nonhalal dengan mengenakan peci putih, atribut yang identik dengan umat Islam.
Kontroversi semakin meluas lantaran gerobak dagangan pedagang itu awalnya tidak mencantumkan label nonhalal. Kondisi tersebut memicu kritik dari warganet dan pegiat gaya hidup halal yang menilai tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan serta misinformasi bagi konsumen, khususnya Muslim.
Dalam video yang beredar, tampak penggunaan minyak babi dalam proses memasak. Video tersebut pertama kali ramai diperbincangkan setelah dibagikan oleh seorang influencer halal lifestyle di media sosial.
Menanggapi kegaduhan tersebut, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mendatangi lokasi dan memberikan teguran kepada pedagang yang bersangkutan.
Saat ditemui di lokasi, pedagang mi babi itu menolak memberikan keterangan kepada wartawan. Ia juga melarang pengambilan gambar dan terkesan meminta awak media meninggalkan area dagangannya.
Meski demikian, setelah menjadi sorotan publik dan mendapat teguran, pedagang tersebut terpantau melakukan sejumlah perubahan. Ia kini mencantumkan label nonhalal secara jelas pada gerobak dagangannya serta melepas peci dan hijab yang sebelumnya dikenakan saat berjualan.
Sejumlah warga dan pegiat gaya hidup halal berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi para pelaku usaha, terutama yang menjual produk nonhalal, agar bersikap transparan dan menghormati hak konsumen dengan mencantumkan identitas produk secara terbuka.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.