Pesawat Hilang dari Radar, Jenderal Libya dan 7 Orang Lainnya Tewas di Turki
ANKARA REQNews — Pesawat jet pribadi yang membawa Kepala Staf Angkatan Bersenjata Libya, Jenderal Ali Al Haddad, jatuh di Turki pada Selasa malam, 23 Desember 2025. Seluruh penumpang di dalam pesawat dilaporkan tewas.
Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Esenboga, Ankara, sekitar pukul 20.17 waktu setempat. Namun, sekitar 16 menit kemudian, pesawat dilaporkan menghilang dari radar saat dalam upaya kembali ke bandara untuk melakukan pendaratan darurat.
Kepala Pemerintahan Kesepakatan Nasional Libya (GNA), Abdul Hamid Deibah, mengonfirmasi kematian Al Haddad beserta seluruh penumpang. Pernyataan serupa disampaikan Kepala Direktorat Komunikasi Istana Kepresidenan Turki, Burhanettin Duran.
Menurut Duran, pesawat membawa delapan orang, terdiri dari Jenderal Ali Al Haddad, empat anggota rombongan, serta tiga kru pesawat. Ia mengatakan pesawat sempat melaporkan keadaan darurat akibat gangguan kelistrikan kepada petugas pengatur lalu lintas udara.
“Pesawat meminta pendaratan darurat pada pukul 20.33 dan dialihkan kembali ke Bandara Esenboga. Namun, pada pukul 20.36, pesawat menghilang dari radar,” kata Duran melalui media sosial X, Rabu, 24 Desember 2025.
Tim pencarian yang dikoordinasikan Kementerian Dalam Negeri Turki kemudian menemukan puing-puing pesawat di area sekitar Ankara. Hingga kini, otoritas setempat masih melanjutkan proses penanganan kecelakaan dan penyelidikan awal.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.