Diduga Tolak Tambang Emas Ilegal, Begini Kondisi Nenek di Sumbar yang Babak Belur Dianiaya
PADANG, REQnews - Viral sebuah video diunggah di Instagram @fakta.indo pada Rabu 6 Januari 2026 memperlihatkan seorang nenek bernama Saudah yang babak belur karena dianiaya pekerja tambang emas ilegal usai menentang aktivitas tambang di lahan miliknya yaitu di Jorong Lubuak Aro, Pasaman, Sumatera Barat, pada Kamis 1 Januari 2026.
Korban ditemukan oleh warga dengan luka lebam di wajah dan tubuh, bahkan ia sempat dibuang ke semak-semak karena dikira sudah tewas.
Sementara itu, anak korban yaitu Iswandi Lubis menegaskan bahwa peristiwa bermula saat ibunya mendatangi lokasi tambang.
“Ibu saya hanya minta supaya jangan siang-siang menambang. Tidak melarang, hanya minta dihentikan sementara,” katanya, Selasa 6 Januari 2026. Namun korban justru dilempari batu, dipukuli, lalu diseret hingga tak sadarkan diri.
Diketahui bahwa tambang ilegal telah beroperasi selama setahun itu tidak hanya memicu kekerasan, tetapi juga merusak mata pencaharian warga sekitar. Usaha keramba ikan milik warga dilaporkan tak bisa beroperasi lagi akibat air sungai yang berubah keruh pekat. Keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke polisi pada Senin 5 Januari 2026 dan berharap pelaku segera ditangkap.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
