REQNews.com

Ternyata! Pelapor Kasus Penipuan Kripto Tergiur Gaya Hidup Mewah Timothy Ronald

News

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:30

Ilustrasi KriptoIlustrasi Kripto

JAKARTA, REQnews - Pelapor kasus dugaan penipuan trading kripto yang melibatkan nama pendiri Akademi Crypto, Timothy Ronald yaitu Younger mengemukakan awal mula terlibat di dunia kripto. 

Younger mengaku jika ia tertarik dengan dunia kripto lantaran tergiur dengan gaya hidup Timothy di media sosial. Alhasil, Younger pun ingin mengikuti jejak Timothy.

Pernyataan ini diungkap Younger usai menjalani pemeriksaan dalam kapasitas pelapor oleh penyidik Ditresiber Polda Metro Jaya pada Selasa 13 Januari 2026. 

"Si TR (Timothy Ronald) ini merupakan satu influencer yang sangat terkenal. Nah saya melihat dia dari Instagram, dari cara dia flexing segala macam, kaya dari kripto cepat, terus bisa beli mobil mewah dalam usia muda. Nah itu saya tergiur," katanya. 

Younger juga bergabung dengan Akademi Crypto yang dibuat oleh Timothy. Ia pun mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah untuk menjadi member. 

"Membernya itu bukanlah harga murah loh. Saya beli awal Rp9 juta, terus diiming-imingi ada member yang lifetime seharga Rp39 juta. Total ya saya habis di Rp50-an (juta) lah kurang lebih, kurang lebihnya untuk member," katanya. 

Younger juga diarahkan untuk membeli Koin Manta dengan iming-iming keuntungan mencapai 500 persen. 

"Saya tergiur karena ada bukti signal bahwa dia mengatakan dari Rp2 juta itu bisa jadi Rp2 miliar, beli koin apapun bisa untung. Dan saya kenanya tuh di 'Koin Manta' ini. Dan ada dia kasih PDF itu, menjanjikan profit 300 sampai 500 persen," katanya. 

Younger justru mengalami kerugian namun diminta oleh Timothy untuk tetap menahan dan membeli Koin Manta hingga kerugian mencapai Rp3 miliar.

"Dan malah setelah turun, kita disuruh beli lagi sama dia. Disuruh hold keras diskon beli lagi," katanya. 

 

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.