REQNews.com

Modifikasi Cuaca, BPBD DKI Jakarta Targetkan Pengendalian Hujan di Sekitar Jakarta

News

Monday, 19 January 2026 - 12:00

Hujan lebat diserai angin kencang (Foto: Arab News)Hujan lebat diserai angin kencang (Foto: Arab News)

JAKARTA, REQNews Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta kembali melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Minggu 18 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan hari ketiga pelaksanaan OMC yang ditujukan untuk mengurangi potensi hujan lebat penyebab genangan di wilayah Ibu Kota.

Dalam operasi tersebut, BPBD mengerahkan pesawat CASA A-2105 dengan total tiga sorti penerbangan yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Pada penerbangan pertama, penyemaian awan diarahkan ke wilayah perairan Selat Sunda dan kawasan Ujung Kulon. Sebanyak 800 kilogram bahan semai Natrium Klorida (NaCl) disebarkan pada ketinggian sekitar 11.000 kaki dengan sasaran awan Cumulus.

Sementara itu, sorti kedua menyasar wilayah daratan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang. Dalam penerbangan ini, digunakan 800 kilogram Kalsium Oksida (CaO) yang ditebarkan pada ketinggian kurang lebih 6.000 kaki, dengan target awan Cumulus Humilis.

Adapun pada sorti ketiga, penyemaian difokuskan di wilayah udara Kabupaten Tangerang. Langkah ini bertujuan memecah awan yang berpotensi membentuk hujan sebelum bergerak ke wilayah Jakarta. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000 hingga 6.000 kaki dengan bahan CaO seberat 800 kilogram, menyasar awan Cumulus Humilis hingga Mediocris.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca memiliki peran signifikan dalam menekan dampak genangan di Jakarta.

“Jika BPBD tidak melakukan OMC dalam beberapa hari terakhir, kemungkinan jumlah RT yang terdampak genangan hari ini bisa jauh lebih banyak,” ujar Isnawa dalam keterangannya, Senin 19 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pada pelaksanaan OMC Jumat dan Sabtu sebelumnya, tidak ditemukan genangan air. Namun, pada hari ketiga ini, sejumlah genangan masih muncul akibat hujan dengan durasi yang cukup panjang.

“Curah hujan yang berlangsung lama membuat genangan di beberapa titik memang tidak sepenuhnya dapat dihindari,” tuturnya.

Lebih lanjut, Isnawa menyampaikan bahwa BPBD DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta TNI Angkatan Udara untuk melakukan evaluasi harian selama OMC berlangsung. Evaluasi tersebut dilakukan guna menentukan lokasi dan waktu penyemaian awan yang paling efektif sesuai dengan kondisi atmosfer.

BPBD DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.