REQNews.com

Video Rp5 Miliar JK Disebut Hasil AI, Rismon: Saya Korban

News

Wednesday, 15 April 2026 - 21:45

Rismon Sianipar (Foto:Istimewa)Rismon Sianipar (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Rismon Hasiholan Sianipar menegaskan bahwa potongan video yang menuding Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla sebagai pendana dalam isu dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo merupakan hasil manipulasi teknologi artificial intelligence (AI).

Rismon mengaku justru menjadi pihak yang dirugikan akibat beredarnya video rekayasa tersebut.

"Jadi itu adalah produk AI, saya katakan saya adalah korban dari produk AI," kata Rismon kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu 15 April 2026.

Ia menjelaskan, potongan video yang beredar berasal dari konten yang sebelumnya diunggah di kanal YouTube miliknya, YouTube Balige Academy. Video asli itu, kata dia, direkam pada 11 Maret.

"Video tersebut adalah video yang saya rekam tanggal 11 Maret 2026 tentang kajian ilmiah saya, temuan baru saya untuk mengoreksi ini. Jadi itulah yang dipakai," ujarnya.

Karena video yang beredar telah dimanipulasi dengan AI, Rismon menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk menjelaskan isi konten tersebut. Ia menekankan bahwa keaslian merupakan aspek penting dalam digital forensik.

"Karena saya sudah pastikan originalitas itu merupakan faktor utama dalam digital forensik. Maka saya tidak bertanggung jawab untuk mengklarifikasi isinya (dari video tersebut)," ucap dia.

Ia juga menegaskan tidak memiliki keterkaitan dengan isi video tersebut dan meminta aparat segera menangkap pihak yang membuatnya.

"Yang jelas saya tidak terkait apapun saya tidak membuat, memproduksi, apalagi mengatakan itu didalamnya. Oleh karena itu segera tangkap orang yang memproduksinya," sambungnya.

Lebih jauh, Rismon mengaku tidak pernah berkomunikasi dengan Jusuf Kalla selama polemik ijazah Jokowi berlangsung. Ia juga menegaskan tidak pernah menyinggung tokoh maupun elite politik mana pun.

"Waduh, siapalah saya bisa berkomunikasi dengan Pak JK. Pak JK adalah bapak bangsa, saya hanya rakyat jelata dalam segala macam pembicaran saya, saya tidak pernah menyebut satupun elite politik, elite bangsa ini," ujarnya.

Sebelumnya, Jusuf Kalla telah melaporkan Rismon ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran hoaks dan pencemaran nama baik. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/135/IV/2026/SPKT/Bareskrim Polri.

"Saya melaporkan Rismon Sianipar atas perbuatannya yang saya anggap itu merugikan saya karena mengatakan saya ini mendanai Roy Suryo dan kawan-kawan untuk soal ijazah Pak Jokowi," kata JK, Rabu 8 April 2026.

 

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.