REQNews.com

Emosi di Antrean BBM, Pengendara Todongkan Benda Mirip Pistol di SPBU Bandung

News

Jumat, 24 April 2026 - 09:00

Ilustrasi Tembakan (Foto: Istimewa)Ilustrasi Tembakan (Foto: Istimewa)

BANDUNG, REQNews - Keributan antar pengendara terjadi di sebuah SPBU yang berada di Jalan Muhammad Ramdhan, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Kamis 23 April 2026. Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah rekamannya tersebar luas di media sosial.

Insiden bermula dari perselisihan yang diduga dipicu persoalan antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM). Dalam video CCTV yang beredar, terlihat dua pengendara terlibat adu mulut. Salah satu di antaranya disebut tidak terima saat ditegur karena diduga memotong antrean.

Situasi yang awalnya hanya cekcok verbal kemudian memanas. Pengendara tersebut diduga kehilangan kendali emosi hingga mengeluarkan benda yang menyerupai senjata api, diduga pistol atau airsoft gun, lalu menodongkannya ke arah pengendara lain di lokasi.

Ketegangan di area SPBU sempat menimbulkan kepanikan. Petugas SPBU yang berada di lokasi berupaya melerai pertikaian agar tidak semakin meluas. Setelah insiden tersebut, pelaku langsung meninggalkan tempat kejadian.

Pengawas SPBU Muhammad Ramdhan, Kasno, membenarkan kejadian tersebut. “Memang sempat terjadi keributan di area SPBU dan situasinya cukup memanas sebelum akhirnya berhasil diredam,” ujarnya saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Regol Kompol Heri Suryadi menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah turun tangan begitu menerima laporan. Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk petugas SPBU.

Selain itu, rekaman CCTV di lokasi kejadian telah diamankan sebagai barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku serta mendalami identitas dan keberadaannya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.