REQNews.com

Setelah Lama Tak Muncul, Kondisi Mojtaba Khamenei Akhirnya Dijelaskan

News

Monday, 11 May 2026 - 09:00

Mojtaba Khamenei (Foto:Istimewa)Mojtaba Khamenei (Foto:Istimewa)

TEHERAN, REQNews  – Berbulan-bulan setelah namanya nyaris hilang dari ruang publik Iran, kondisi terbaru Mojtaba Khamenei akhirnya mulai terungkap. Sosok yang kini memimpin Iran usai wafatnya Ali Khamenei itu sebelumnya menjadi pusat spekulasi internasional setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel menghantam sejumlah titik penting di Teheran pada Februari lalu.

Di tengah beredarnya kabar bahwa ia menjalani perawatan intensif di luar negeri akibat luka serius, pejabat Iran kini memberikan penjelasan berbeda. Kepala Protokol Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Mazaher Hosseini, menyatakan Mojtaba Khamenei berada dalam kondisi sehat dan hanya mengalami luka ringan akibat serangan tersebut.

Menurut Hosseini, cedera yang dialami Mojtaba terjadi ketika rudal menghantam kediamannya pada 28 Februari 2026. Saat itu, Mojtaba disebut tidak berada tepat di lokasi sasaran utama.

“Saat serangan terjadi, Khamenei tidak berada di lokasi yang menjadi sasaran. Mereka menyerang rumahnya dan istrinya tewas di sana. Saat itu dia sedang menuju lokasi dan berada di tangga ketika rudal menghantam tempat tersebut. Ledakan membuatnya terjatuh,” kata Hosseini kepada para pendukungnya, seperti dikutip Iran International English dan dilansir kembali oleh Times of India, Minggu 10 Mei 2026.

Ia menjelaskan, Mojtaba mengalami cedera pada tempurung lutut, punggung bagian bawah, serta area belakang telinga akibat serpihan ledakan. Namun, kondisi tersebut diklaim terus membaik.

“Syukurlah, beliau dalam kondisi sehat. Musuh menyebarkan berbagai rumor dan klaim palsu. Mereka ingin melihat dan menemukan beliau, tetapi masyarakat harus bersabar dan tidak terburu-buru. Beliau akan berbicara kepada kalian pada waktu yang tepat,” lanjut Hosseini.

Pernyataan itu sekaligus menjadi respons terhadap berbagai laporan media internasional yang sebelumnya menyebut Mojtaba mengalami luka serius hingga dikabarkan tidak mampu tampil di depan publik.

Awal Mei lalu, Reuters mengutip tiga sumber yang disebut mengetahui lingkaran dalam kepemimpinan Iran. Dalam laporan itu disebutkan Mojtaba Khamenei mengalami luka berat pada wajah serta cedera serius pada satu atau kedua kakinya setelah kompleks pemimpin tertinggi Iran di pusat Teheran diserang.

Laporan yang sama juga menyebut sejumlah anggota keluarga Mojtaba, termasuk istri dan kerabat dekatnya, turut menjadi korban tewas dalam serangan tersebut bersama Ali Khamenei.

Meski demikian, Reuters menyebut Mojtaba tetap sadar penuh dan masih terlibat dalam pengambilan keputusan strategis negara melalui konferensi audio, termasuk terkait konflik yang berlangsung dengan Israel dan pembahasan negosiasi dengan Washington.

Di sisi lain, CNN yang mengutip penilaian intelijen Amerika Serikat menyebut Mojtaba kini menjadi figur sentral dalam arah kebijakan militer dan diplomasi Iran pascaserangan terbaru AS dan Israel.

Namun hingga kini, badan intelijen Amerika disebut belum dapat memastikan secara visual keberadaan Mojtaba sejak ia mengambil alih posisi tertinggi di Iran setelah kematian ayahnya.

CNN juga melaporkan bahwa Mojtaba menghindari penggunaan komunikasi elektronik dan lebih memilih memanfaatkan kurir terpercaya serta pertemuan langsung selama menjalani pemulihan medis akibat luka bakar dan cedera pada wajah, lengan, tubuh, hingga kaki.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.