REQNews.com

Pimpinan Ponpes di Ponorogo Tersangka Kasus Pencabulan 11 Santri, Modus Awal Minta Pijit dan Diberi Uang

News

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:41

Ilustrasi pencabulan anakIlustrasi pencabulan anak

PONOROGO, REQnews - Satreskrim Polres Ponorogo berhasil membongkar siasat bejat yang dilakukan oleh JY, seorang pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Jambon, Ponorogo, terkait kasus dugaan pencabulan terhadap sejumlah santri laki-laki. Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengungkapkan bahwa tersangka memiliki pola tertentu dalam melancarkan aksinya, yaitu dengan memanggil santri yang diincarnya ke dalam ruangan tertutup. Tersangka memanfaatkan posisinya untuk meminta pijat refleksi dengan dalih sedang merasa kelelahan.

Di dalam ruangan terisolasi itulah, JY diduga melancarkan tindakan asusila terhadap para korban. Untuk melancarkan aksinya dan memastikan para santri tetap bungkam, tersangka menggunakan modus manipulasi berupa iming-iming biaya pendidikan gratis serta memberikan uang saku berkisar Rp100 ribu setelah melakukan aksi tersebut. Hingga saat ini, pihak kepolisian mencatat sudah ada 11 korban yang berani bersuara dan melaporkan trauma yang mereka alami.

Pihak penyidik Polres Ponorogo kini tengah mendalami kemungkinan adanya korban lain yang belum berani melapor karena adanya tekanan psikologis atau ancaman terselubung. Selain fokus pada penegakan hukum dan pasal berlapis untuk tersangka, kepolisian juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Unit Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) setempat guna memberikan pendampingan trauma healing bagi kesebelas santri yang menjadi korban.

Kasus kelam yang diduga telah berlangsung sejak tahun 2017 ini memicu evaluasi mendalam dari Kementerian Agama setempat terkait pengawasan aktivitas dan tata kelola internal di lembaga pendidikan berbasis agama. Publik pun mendesak agar ruang aman di lingkungan pesantren benar-benar dipulihkan, serta meminta sanksi hukum paling berat dijatuhkan kepada pelaku demi memberikan keadilan bagi para korban dan keluarga yang mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di sana.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.