REQNews.com

Ahmad Bahar Tak Terima Anak Perempuannya Dibawa Paksa ke Markas GRIB Jaya, LBH Muhammadiyah Turun Tangan

News

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:00

Hercules (Foto:Istimewa)Hercules (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews – Suasana tenang di kediaman penulis Ahmad Bahar mendadak berubah mencekam ketika sejumlah anggota organisasi masyarakat mendatangi rumahnya di kawasan Cimanggis, Depok. Kedatangan mereka bukan sekadar meminta klarifikasi, melainkan berujung pada dibawanya putri Ahmad Bahar ke markas GRIB Jaya di Kedoya, Jakarta Barat.

Peristiwa itu kini menyisakan trauma mendalam bagi sang anak. Ahmad Bahar pun menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

Menurut Ahmad Bahar, putrinya mengalami tekanan mental selama berada di markas ormas tersebut. Ia menyebut sang anak menerima kekerasan verbal yang membuat kondisi psikisnya terguncang.

“saya kira lebih ke kekerasan verbal, lebih ke sana. Terus ya kalau bisa dibayangkan saya sebagai orang tua saja tidak pernah melakukan seperti itu,” kata Ahmad Bahar di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa 19 Mei 2026.

Ia mengaku hingga kini kondisi mental anaknya belum sepenuhnya pulih. Bahkan, keluarga mempertimbangkan pendampingan khusus untuk memulihkan trauma yang dialami.

“Saya kira kombinasi yang jelas membuat mentalnya itu betul-betul jatuh secara psikis, dan saya kira butuh trauma healing, artinya penyembuhan secara khusus,” ungkapnya.

Kasus tersebut bermula dari dugaan peretasan akun WhatsApp milik putri Ahmad Bahar. Dari nomor itu, pelaku diduga mengirimkan video serta pesan bernada ancaman kepada istri Rosario De Marshall atau Hercules.

Kecurigaan kemudian mengarah kepada keluarga Ahmad Bahar. Anggota GRIB Jaya pun mendatangi rumahnya untuk meminta penjelasan. Meski sang anak telah berkali-kali menegaskan bahwa nomor tersebut diretas dan bukan dirinya yang mengirim pesan maupun video, penjelasan itu disebut tidak dipercaya.

Putri Ahmad Bahar kemudian dibawa ke markas GRIB Jaya di Kedoya.

Ahmad Bahar menilai tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi, terlebih melibatkan anak perempuan yang menurutnya berada dalam tekanan dan intimidasi.

“Intinya anak saya dituduh mengirimkan video ke istrinya dan pak Hercules. Pokok utamanya disitu, tapi sebenarnya sudah berkali-kali dijelaskan bahwa itu bukan nomor kami, bukan dari nomor anak saya juga,” ujarnya.

Di sisi lain, Ahmad Bahar juga menyinggung video yang sempat beredar dan berisi kritik terhadap Hercules terkait perseteruannya dengan Amien Rais. Ia memastikan video tersebut bukan dibuat olehnya dan diduga merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI.

“(Video) itu juga yang membuat saya kira Bung Hercules marah besar,” jelasnya.

Meski sempat melakukan klarifikasi langsung kepada Hercules dan menyebut keduanya telah sepakat berdamai, Ahmad Bahar menegaskan persoalan terhadap putrinya tetap akan diproses secara hukum.

Saat ini, Ahmad Bahar bersama LBH Muhammadiyah masih melakukan konsultasi dengan sejumlah lembaga, termasuk Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta lembaga perlindungan perempuan sebelum membuat laporan resmi ke kepolisian.

“Nanti kita akan konsultasi dulu ke LPSK, kemudian ke Perlindungan Perempuan, terus pada akhirnya ya mau tidak mau ke Polda Metro,” jelasnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.