REQNews.com

Viral Siswa Keluhkan Tak Bisa Sekolah karena Tak Ada Jembatan, Gubernur Sherly Turun Tangan

News

Senin, 01 Juni 2026 - 23:00

SOFIFI, REQnews - Keterbatasan infrastruktur masih menjadi hambatan bagi anak-anak di wilayah pelosok Maluku Utara untuk mengakses pendidikan. Kondisi tersebut dialami para siswa di Desa Nyonyifi, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, yang kerap tidak dapat bersekolah saat banjir melanda daerah mereka.

Tidak adanya jembatan penyeberangan yang memadai membuat para siswa kesulitan menembus akses menuju sekolah. Akibatnya, mereka harus kehilangan waktu belajar dan sering tercatat tidak hadir karena tidak bisa menyeberangi aliran sungai yang meluap.

Kondisi itu menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang diunggah akun TikTok/rifandi piter viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang siswa menyampaikan keluhannya secara langsung kepada Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

"Mohon maaf untuk Ibu Sherly kalau lancang, tong (kami) tara (gak) bisa pigi (pergi) sekolah karena tarada jembatan. Mohon bantuannya kah, banjir bagini tong (kami) tara (gak) bisa pigi sekolah. Akang tong alpa terus bagaimana, tong juga mo kejar pendidikan lagi," keluh siswa tersebut dengan dialek khas Maluku Utara.

Unggahan yang ramai diperbincangkan itu kemudian mendapat respons dari Gubernur Sherly Tjoanda. Melalui akun resminya, ia memastikan tim pemerintah daerah telah turun ke lokasi untuk melakukan survei.

"Makasi infonya adik sayang, tim udah turun survey ya," tulis Sherly di kolom komentar unggahan tersebut.

Respons cepat dari gubernur disambut positif oleh warga Desa Nyonyifi. Masyarakat kini berharap hasil survei tersebut segera ditindaklanjuti dengan pembangunan jembatan, baik sementara maupun permanen, agar akses pendidikan anak-anak dapat terjamin dan mereka bisa bersekolah dengan aman meski musim hujan tiba.

Redaktur : Giftson Ramos Daniel

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.