Polda Metro Ungkap Kronologi Penangkapan Dua Penyusup Bawa Molotov di Tengah Aksi Mahasiswa
JAKARTA, REQNews – Di tengah berlangsungnya aksi penyampaian aspirasi mahasiswa di Jakarta, aparat kepolisian mengungkap adanya dugaan upaya penyusupan yang berpotensi mengganggu jalannya demonstrasi secara damai. Dua pria yang diduga membawa bom molotov diamankan oleh personel Polda Metro Jaya di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat.
Penangkapan tersebut bukan terjadi secara tiba-tiba. Sebelum kedua pria itu diamankan, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Polda Metro Jaya telah melakukan pemantauan dan pemetaan terhadap sejumlah kelompok yang dicurigai akan memanfaatkan aksi mahasiswa untuk kepentingan lain.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, aparat telah melakukan profiling sejak pagi hari terhadap sejumlah orang yang diduga hendak mendompleng kegiatan penyampaian pendapat mahasiswa.
“Dari pagi kami sudah memonitor dan sudah memprofiling, mengidentifikasi beberapa orang yang mencoba mendompleng di kegiatan penyampaian mahasiswa dalam aspirasi di muka umum,” kata Kombes Budi, Sabtu 13 Juni 2026.
Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, polisi kemudian mengamankan dua pria yang diduga membawa bom molotov sekitar pukul 15.30 WIB. Keduanya disebut mengenakan pakaian serba hitam saat diamankan di wilayah Benhil.
“Satgas Gakkum Polda Metro Jaya sudah mengidentifikasi beberapa kelompok orang yang akan bergabung dengan kelompok aksi mahasiswa dan ini membawa molotov. Dan sudah diamankan dua orang saat ini oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” ujar Budi.
Saat ini, kedua pria tersebut masih menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Polisi masih mendalami identitas, kemungkinan afiliasi, serta tujuan mereka membawa bom molotov di tengah aksi demonstrasi berlangsung.
“Ini masih dilakukan pendalaman pada dua orang yang diamankan tadi (berpakaian baju hitam),” ujarnya.
Polda Metro Jaya memastikan dua orang yang diamankan bukan merupakan bagian dari kelompok mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi. Polisi juga menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba menciptakan gangguan dan merusak jalannya penyampaian aspirasi secara tertib.
“Polda Metro Jaya melalui Satgas Gakkum akan melakukan tindakan tegas bagi kelompok-kelompok yang mencoba merusak penyampaian aspirasi adik-adik mahasiswa tadi di muka umum. Jadi, itu di luar dari kelompok mahasiswa,” ucapnya.
Penyidik kini masih menelusuri peran kedua pria tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam dugaan upaya penyusupan. Kepolisian menegaskan pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi penyampaian pendapat masyarakat dapat berlangsung aman, tertib, dan tidak disusupi oleh pihak yang ingin menciptakan kericuhan.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
