Mengenang Tragedi Brutal Mirabal Bersaudara, Cikal Bakal Peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan 25 November
JAKARTA, REQnews - Tahukah kamu 25 November diperingati sebagai Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Internasional?
Momen ini tentunya penting untuk diperingati agar masyarakat tak pernah lelah ataupun lupa untuk menyuarakan dan mendukung pencegahan kekerasan terhadap perempuan.
Sekaligus menyadarkan publik di seluruh dunia bahwa kekerasan terhadap perempuan masih bahkan kian marak terjadi. Menurut data dari WHO (2013), 35 persen perempuan di seluruh dunia pernah mengalami kekerasan fisik dan/atau seksual.
Contohnya, menurut laporan UN Women, perempuan yang bekerja di sektor perhotelan dan pariwisata menghadapi risiko kekerasan dan pelecehan yang jauh lebih tinggi daripada laki-laki.
Lantas, sejak kapan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Internasional mulai diperingati? Dan kenapa tanggal 25 November yang dipilih?
Dilansir dari laman un.org, Jumat, 25 November 2022, aktivis-aktivis yang memperjuangkan hak-hak perempuan telah menerapkan 25 November sebagai hari melawan kekerasan berbasis gender sejak tahun 1981.
Hal ini dilatarbelakangi oleh tragedi tiga aktivis politik dari Republik Dominika, Mirabal bersaudara, yang dibunuh secara brutal oleh pemerintah negara Rafael Trujillo pada tahun 1960. Oleh karena itu, tanggal 25 November dijadikan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Internasional untuk menghormati Mirabal bersaudara.
Perjuangan menemukan titik terang. Pada tanggal 20 Desember 1993, Majelis Umum mengadopsi Deklarasi Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan melalui resolusi 48/104. Hal ini merupakan gerbang menuju pemberantasan kekerasan terhadap perempuan dan anak di seluruh dunia.
Akhirnya, pada tanggal 7 Februari 2000, Majelis Umum mengadopsi resolusi 54/134 yang dengan resmi menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Internasional.
Adanya deklarasi ini juga mendapat banyak dukungan dari pemerintah berbagai negara, organisasi internasional dan LSM demi mewujudkan kesadaran publik mengenai pencegahan kekerasan terhadap perempuan setiap tahunnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
