REQNews.com

Bukan Sosok Sembarangan! Ini Profil Dandhy Dwi Laksono Sutradara 'Dirty Vote' yang Kini Jadi Sorotan

Profil

Monday, 12 February 2024 - 15:30

Dandhy Dwi Laksono sutradara 'Dirty Vote'Dandhy Dwi Laksono sutradara 'Dirty Vote'

JAKARTA, REQnews - Film dokumenter "Dirty Vote" tengah menjadi sorotan publik lantaran mengangkat soal isu dugaan kecurangan yang terjadi di Pilpres 2024.

Diketahui, film ini digarap oleh sutradara bernama Dandhy Dwi Laksono. Dalam film kontroversial ini, Dandhy melibatkan 3 dosen dan ahli hukum tata negara yakni Bivitri Susanti, Feri Amsari dan Zainal Arifin Mochtar.

Gara-gara kemunculan film ini, profil dan rekam jejak Dandhy Dwi Laksono pun membuat publik penasaran hingga ramai diburu netizen. Lantas siapa sebenarnya Dandhy Dwi Laksono? Berikut sederet fakta tentang sosoknya.

Dandhy Dwi Laksono sudah cukup lama berkecimpung di industri media. Ia merupakan lulusan jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran.

Pada tahun 2007, Dandhy sempat ikut pelatihan informal di program magang Broadcast Journalist Covering Conflict di Ohio University di Amerika Serikat. Kemudian, Dandhy melanjutkan pascasarjana tahun 2008 di British Council Broadcasting Program di London, Inggris.

Sudah puluhan tahun berpengalaman di dunia media sebagai jurnalis, terakhir Dandhy menjabat sebagai konsultan editorial untuk First Media News hingga 2011.

Dhandy juga pernah jadi reporter Warta Ekonomi, editor Radio PAS FM, AHA Digital Lifestyle Magazine dan bahkan di Liputan 6, SCTV, RCTI sampai 2009.

Pria kelahiran Lumajang, 29 Juni 1976 ini dikenal kerap menciptakan karya-karya kritis. Sejumlah film dokumenter kritis dan kontroversial yang pernah dibuatnya antara lain, Yang Ketu7uh, Samin vs Semen, Sexy Killers, Plastic Island dan lainnya. Teranyar, ada film Dirty Vote.

Dandhy juga dikenal sebagai sosok aktivis yang pernah ditangkap pada 2019 lalu oleh Polda Metro Jaya. Dandhy ditangkap sebagai pendiri WatchdoC gegara pembuatan film dokumenter Sexy Killers.

 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.