Heboh Diagram Suap Rp 4 Miliar Kasus Jam Tangan Mewah Richard Mille, Duh! Nama Sejumlah Petinggi Polri Masuk di Dalamnya
JAKARTA, REQnews - Rumor miring tak henti-hentinya menerpa institusi Polri. Kali ini, publik dikejutkan dengan kemunculan diagram suap Rp 4 miliar di media sosial terkait kasus penipuan jam tangan mewah Richard Mille.
Dalam diagram tersebut dinarasikan, seorang pengusaha bernama Tony Sutrisno diperas Rp 4 miliar oleh polisi setelah membuat laporan atas kasusnya. Tony saat itu hendak membeli jam tangan mewah bermerek Richard Mille seharga Rp 77 milliar.
Dalam alur diagram tersebut terdapat beberapa nama petinggi Polri, yakni Kabareskrim Polri, Komjen Agus; Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Syahardiantono (saat itu menjabat Wakil Kepala Bareskrim); Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi.
Kemudian perwira menengah (pamen) Polri ada nama Kombes Rizal Irawan, saat itu menjabat Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, dan inisial Kompol A tertulis jabatan hanya Kanit (Kepala Unit).
Menurut diagram itu pula Divisi Propam Polri telah menggelar Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).
Disebutkan pula bahwa Kompol A sudah divonis Sidang Etik selama demosi 10 tahun. Diduga, Kompol A menerima dana dari Tony Sutrisno sebesar Rp 3,7 miliar. Kemudian, Kompol A setor ke Kombes Rizal Irawan sebesar Rp 2,6 miliar.
"Kok bisa Kombes Rizal Irawan disunat hukumannya jadi 1 Tahun Demosi dan atas atensi Wakapolri. Sedangkan anak buahnya didemosi 10 Tahun, apakah itu adil? Oh, iya. Keterlibatan Brigjen Andi Rian dan Komjen Agus Andrianto kok gak diselidiki," tulis diagram tersebut, dikutip Senin, 24 Oktober 2022.
Dalam bagan tersebut, dituliskan juga bahwa Brigjen Andi Rian diduga menerima aliran dana dari pelapor Tony Sutrisno sebesar SGD 19.000.
Berikutnya, Kombes Rizal Irawan telah menjalani sidang etik dengan vonis berupa demosi 5 tahun.
Namun, vonis banding yang diajukan Kombes Rizal Irawan menjadi demosi 1 tahun atas perintah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.
Terkait diagram yang mengejutkan publik ini, belum ada konfirmasi secara resmi dari pihak Polri maupun nama-nama petinggi yang disebutkan di dalam bagan tersebut.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.