Fakta Baru Kasus Pembunuhan Siswi SMP Open BO, Bejat! Ternyata Pelaku Juga Lecehkan Ibu Mertua
JAKARTA, REQnews - Kasus pembunuhan siswi SMP berusia 14 tahun di Desa Pandeyan, Sukoharjo, Solo tengah menyita perhatian publik.
Pelaku pembunuhan tersebut telah terungkap. Ia adalah pria bernama Nanang Tri Hartanto (21 tahun) yang sehari-hari bekerja sebagai manusia silver di Kartasura.
Polisi berhasil menciduk pelaku satu hari setelah kejadian pembunuhan. Menurut penyelidikan awal diketahui, korban dan pelaku merupakan teman kencan yang berkenalan melalui aplikasi MiChat.
Pelaku menghabisi korban lantaran sakit hati karena korban menolak untuk lanjut bercinta usai waktu yang disepakati habis.
"Motifnya sakit hati. Janjiannya satu jam. Setelah (persetubuhan) yang pertama selesai, mereka melanjutkan yang kedua, tapi waktu satu jamnya sudah selesai, sehingga (yang kedua) tidak sampai selesai," kata Kapolres Sukoharjo, dikutip Kamis, 2 Februari 2023.
Tidak terima dengan penolakan tersebut, pelaku membawa korban ke sebuah lahan kosong dan kemudian menghabisi nyawanya menggunakan pisau dan obeng.
Polisi selanjutnya akan menyelidiki keterlibatan orang lain dalam kasus prostitusi anak di bawah umur tersebut.
Di samping itu, terungkap pula fakta baru terkait pelaku pembunuhan siswi SMP tersebut. Usai Nanang ditangkap polisi, istrinya yang berinisial M (18 tahun) membongkar kelakuan bejat sang suami.
M mengaku bahwa Nanang kerap menganiaya dirinya dan anak mereka.
"Kalau anak saya dianggapnya nakal, ganggu bapaknya, pasti dipukul," kata M.
Perempuan tersebut juga membeberkan bahwa suaminya kerap melecehkan mertuanya secara seksual. Namun, M tidak mengetahui motif sang suami melakukan pelecehan seksual terhadap ibunya.
"Ibu saya dilecehkan. Tangannya disekap, dia melakukan tindakan seksual," lanjutnya.
Kini, M berencana untuk melaporkan suaminya atas dugaan KDRT dan pelecehan seksual. M yang kini berada di Kalimantan Timur mengaku telah berkoordinasi dengan Polres Sukoharjo.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
