REQNews.com

Ngeri! Manajer Kamar Mayat Harvard dan Istrinya Didakwa Mencuri dan Menjual Organ Manusia

The Other Side

Friday, 16 June 2023 - 09:30

Ilustrasi Kamar MayatIlustrasi Kamar Mayat

JAKARTA, REQnews - Seorang mantan manajer kamar mayat Harvard Medical School (HMS), istrinya dan 3 orang lainnya didakwa atas kasus pencurian dan penjualan organ tubuh manusia. Demikian pernyataan jaksa federal di Pennsylvania pada Rabu, 14 Juni 2023.

Manajer kamar mayat HMS, Cedric Lodge ketahuan kerap kali membawa organ tubuh, termasuk kepala, otak, kulit dan tulang, ke rumahnya di mana ia tinggal bersama sang istri, Denise.

Lodge menjual organ tubuh dari mayat-mayat yang disumbangkan. Dia mengizinkan pembeli untuk memilih langsun organ tubuh mana yang mereka inginkan, kata jaksa federal, dikutip Jumat, 16 Juni 2023.

Cedric Lodge (55 tahun) dan istrinya Denise Lodge (63 tahun, serta 3 orang lainnya akhirnya didakwa oleh dewan juri federal di Pennsylvania atas tuduhan persekongkolan dan pengiriman barang curian antar negara bagian.

"Dari 2018 hingga 2022, Lodge mencuri organ dari mayat yang telah disumbangkan ke HMS dan dibedah termasuk kepala, otak, kulit, dan tulang, sebelum jadwal kremasi," demikian ungkap jaksa federal.

Pasutri itu kemudian mengirimkan organ tubuh jenazah ke orang lain termasuk Katrina Maclean, yang memiliki toko "boneka seram" bernama Kat's Creepy Creation di Massachusetts.

Terkadang, Lodge mengizinkan Maclean dan pelanggan lainnya masuk ke kamar mayat untuk memilih langsung.

Pada Oktober 2020, Maclean membeli 2 potong wajah seharga 600 dolar AS atau sekitar Rp 8,9 juta.

Menurut jaksa penuntut Gerard Karam, organ tubuh diambil tanpa sepengetahuan atau izin HMS, dan pihak universitas mau bekerjasama dalam penyelidikan.

"Kami terkejut mengetahui bahwa sesuatu yang sangat mengganggu bisa terjadi di kampus kami," kata George Daley, Dekan Harvard Medical School.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.