Geger Video Syur 32 Detik Wanita Diduga ASN, Logo Pemkot di Baju Seragam Disorot!
JAKARTA, REQnews - Jagat maya digegerkan dengan viralnya video syur berdurasi 32 detik yang diperankan wanita berseragam ASN.
Dalam video yang beredar itu, terlihat wanita berseragam ASN yang juga mengenakan hijab sedang membawa tas berwarna merah. Di lengan bajunya tampak logo seperti Pemerintah Kota Tangerang.
Wanita berseragam ASN itu lantas melakukan hubungan intim. Video syur itu diunggah pertama kali oleh akun Twitter @lucabonena dengan nama Bulemantap.
Di video tersebut tampak wanita berseragam ASN itu berhubungan intim dengan seorang pria. Tak hanya berhubungan intim, akun tersebut juga mengunggah sejumlah foto skandalnya dengan wanita diduga ASN itu.
Melansir dari akun Instagram @infotangerangkota, foto pertama diunggah pada Selasa, 15 Agustus 2023 sekitar pukul 14.08 WIB dan diberi caption 'Teaching to teacher how to fuck'.
Sementara itu postingan kedua diunggah pada hari yang sama pada malam hari pukul 23.01 WIB, dengan caption 'Lanjut kalo gitu'.
Pada dua postingan itu, ada enam foto dan satu video syur yang diduga diperankan oleh wanita ASN Pemkot Tangerang.
Menindaklanjuti kasus video syur ini, Pemkot Tangerang pun langsung mengambil langkah. Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Metro Tangerang Kota terkait video skandal tersebut.
"Kami Pemerintah Kota Tangerang sudah berkordinasi dengan Pak Kapolres dan beliau sedang melakukan penyelidikan, jadi kami akan hormati proses hukum yang berlaku," ungkap Arief Wismansyah, dikutip Kamis, 17 Agustus 2023.
"Pak Kapolres juga sudah sigap dan berkordinasi dengan tim cyber melakukan penyelidikan," sambungnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga sedang melakukan penelusuran sendiri untuk memastikan kebenaran video tersebut.
"Kalau memang yang bersangkutan betul (ASN Kota Tangerang), akan ada sanksi kepegawaian, karena yang bersangkutan melakukan tindakan tidak terpuji," tegas Arief.
"Kami akan tuntut yang bersangkutan, ini kan masih menjadi sangka prasangka, makanya kita berikan kepercayaan kepada pihak kepolisian," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.