Kronologi Wanita Indonesia Diculik dan Disiksa Secara Sadis di Malaysia, Pelaku Minta Tebusan Rp 2,1 Miliar
JAKARTA, REQnews - Seorang wanita asal Medan, Sumatera Utara diculik, disekap selama 10 hari dan disiksa di Malaysia.
Pelaku penculikan pun meminta uang tebusan ke suami korban hingga 590.750 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 2,1 miliar.
Beruntung, akhirnya WNI tersebut bisa dibebaskan dan kini tengah mendapat perawatan di rumah sakit.
Diungkapkan Kepala Polisi Penang, Datuk Khaw Kok Chin, motif penculikan ini adalah karena masalah utang antara pelaku dan suami korban.
Kronologi penculikan bermula, saat korban berlibur ke Malaysia bersama 3 teman perempuannya. Korban lalu diculik oleh sekelompok pria pada 7 September 2023.
Korban lalu disekap selama 10 hari di 3 tempat berbeda. Selama disekap, korban juga mengalami penyiksaan.
"Para tersangka melepaskan teman-teman perempuan itu tanpa luka dan korban dibawa ke Butterworth (Penang) dan dikurung. Para tersangka juga mengurung korban di tempat-tempat berbeda untuk menyulitkan polisi," kata Khaw Kok Chin, dikutip dari Bernama, Sabtu, 23 September 2023.
Pelaku kemudian menghubungi suami korban untuk meminta uang tebusan. Awalnya pelaku meminta 50.750 ringgit, tetapi kemudian meminta lagi sebanyak 540.000 ringgit.
"Tersangka utama meminta tebusan dari suami korban yang berusia 47 tahun di Indonesia, kemudian keduanya melakukan transaksi dengan total RM50.750," kata Khaw.
"Namun, para tersangka tetap tidak melepaskan korbannya dan meminta tambahan pembayaran RM540.000 dari suami perempuan itu," lanjutnya.
Suami korban kemudian menyusul ke Malaysia untuk melaporkan penculikan ini ke polisi di Selangor pada 15 September. Polisi kemudian melakukan operasi penyelamatan dan membebaskan wanita itu di daerah Shah Alam, Selangor pada 17 September.
"Selama operasi, polisi juga membebaskan seorang pria Indonesia yang juga diculik tersangka atas kejadian lain," ungkap Khaw.
Wanita 34 tahun asal Medan itu pun ditemukan polisi Malaysia dengan luka di sekujur tubuh. Korban diduga dirantai, disundut rokok, dipukuli, dicopot kukunya, serta tangan dan kakinya diikat mengunakan kabel.
"Ketika ditemukan, korban dalam kondisi lemah. Namun, perempuan itu, yang bekerja sebagai penjual daring, diberi makan oleh tersangka dan kini dirawat di rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil," jelas Khaw.
Atas kasus penculikan ini, polisi telah menangkap 14 orang. Para tersangka kini ditahan dan diancam dengan pasal penculikan.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.