UNESCO Beri Kartu Kuning kepada Badan Pengelola Kaldera Toba Geopark
JAKARTA, REQNews - Kawasan wisata Geopark Kaldera Toba mendapatkan kartu kuning dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-bangsa yakni UNESCO.
Pemberian kartu kuning tersebut dapat dilihat lewat situs resminya UNESCO yakni unesco.org. Pemberian kartu kuning tersebut merupakan hasil validasi yang dilakukan UNESCO terhadap geopark yang terdaftar.
Dalam laman tersebut, diketahui ada 34 anggota UGGp yang dilakukan validasi ulang. Hasilnya, 29 mendapat kartu hijau dan 5 mendapat kartu kuning, termasuk Geopark Kaldera Toba.
Pemberian kartu kuning ini setelah tim asesor UNESCO melakukan validasi pada 31 Juli hingga 4 Agustus lalu.
UNESCO memberikan peringatan lantaran Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BPTCUGGp) dinilai tidak bekerja secara maksimal.
Kondisi ini justru membuat status Geopark Kaldera Toba terancam apabila badan pengelola tidak dengan baik melakukan pembenahan dalam waktu 2 tahun.
Jika dalam waktu itu tidak melakukan pembenahan, status keanggotaan bakal dicoret dari UNESCO Global Geopark.
Ada beberapa kriteria yang harus dilakukan Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark untuk memenuhi standar pembenahan, di antaranya meningkatkan kegiatan edukasi berbasis riset, melakukan revitalisasi dan optimalisasi badan pengelola.
Pelibatan anggota badan pengelola, berpartisipasi dalam pelatihan yang diselenggarakan Global Geopark Network, pelaksanaan pembelajaran manajemen agar badan pengelola memahami dan melaksanakan prinsip UNESCO.
Lalu menggunakan logo-logo geopark di seluruh bagian dalam yang ada, misalnya di brosur, buku, maupun peta serta memperkuat kegiatan kemitraan secara lokal, nasional maupun internasional.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.