REQNews.com

Berkaca dari Kasus Viral Bayi Diceburkan ke Ember Air, Ini Bahaya Sindrom Baby Blues pada Ibu

The Other Side

Tuesday, 17 October 2023 - 23:30

Ilustrasi Bayi Baru Lahir (Foto:Istimewa)Ilustrasi Bayi Baru Lahir (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Media sosial tengah digemparkan dengan viralnya seorang bayi yang diceburkan ke dalam ember berisi air oleh sang ibu. Kejadian ini direkam sendiri oleh si ibu dengan ponselnya.

Dalam video berdurasi 40 detik yang beredar di media sosial, terlihat sebuah kamar mandi dimana ada ember berwarna hijau terletak dekat keran air.

Kemudian, tampak pelaku mengangkat bayi laki-laki sembari mengucapkan sejumlah kata lalu menjatuhkan si bayi ke dalam ember berisi air.

"Hai guys, kita berenang-berenang," kata pelaku sambil tertawa kecil, dikutip Selasa, 17 Oktober 2023.

Setelahnya, pelaku menyalakan keran air. Meski bayi terus menangis, sang ibu seakan tak peduli bahkan membalikkan tubuh si bayi dengan kepala berada di bawah.

Kejadian ini pun viral hingga membuat Komnas Perlindungan Anak (PA) langsung turun tangan. Diungkapkan Pj Ketua Komnas PA, Lia Latifah, hasil pemantauan yang dilakukan pada Jumat, 13 Oktober 2023 lalu mengindikasikan bahwa ibu dengan inisial A yang viral itu diduga mengalami sindrom baby blues.

"Ketika kami tiba di sana, kami bertemu dengan ibu dari bayi tersebut. Kami bertanya dan dia membenarkan bahwa dia mengalami baby blues dan mengalami sedikit depresi pada saat diagnosa awal," ungkap Lia.

Sindrom Baby Blues diketahui dapat membuat kesehatan mental seorang ibu menjadi tidak stabil, terutama setelah melahirkan. Akibat sindrom ini, ibu mengalami perasaan cemas dan sedih berlebihan.

Ibu A sendiri saat ini memiliki 3 anak, satu perempuan dan dua laki-laki yang masih balita.

"Jadi kemarin, ibunya menceritakan bahwa dia mengalami depresi, stres, dan kebingungan ketika harus merawat ketiga anaknya," jelas Lia.

"Sebenarnya, awalnya dia seperti bercanda. Kondisinya awalnya karena kelelahan dan kepenatan. Ia merasa bosan dan kelelahan merawat bayinya, jadi saat dia melakukan hal tersebut, dia tidak menyadarinya," tambahnya.

Lebih lanjut Lia menjelaskan, aksi ibu A menceburkan bayinya ke ember air itu terjadi pada Oktober saat dia sibuk menelepon temannya. Tanpa sengaja, dia menyebabkan bayinya jatuh ke dalam ember.

"Waktu itu dia mengirim video tersebut melalui pesan WhatsApp kepada temannya, meskipun dia tidak menyebutkan nama temannya. Namun, teman tersebut yang kemudian menyebarkannya ke media sosial. Oleh karena itu, kami bisa mendapatkan alamat ibu A dari temannya yang memberitahu kami," kata Lia.

"Dia (suami dan ibunya) sangat terkejut dengan kejadian tersebut. Suaminya bahkan tidak menyadari bahwa malam itu kami datang untuk meminta klarifikasi mengenai kejadian yang sudah tersebar di media sosial," sambungnya.

"Pada malam pembicaraan itu, awalnya kami berencana membawa bayi tersebut untuk diamankan tetapi A mengatakan bahwa ibunya akan mengambil alih pengasuhannya. Nanti, ada tetangga mereka yang biasanya merawat anak-anak yang akan membantu," tambahnya.

Saat ini, si bayi pun dipastikan dalam kondisi sehat dan baik, begitu pula dengan dua anak ibu tersebut yang lain.

"Mereka sehat. Malam itu, saya langsung melihat bayinya di kamar. Saya melihat kakak pertama di kamar, dan juga adik kedua serta bayi yang berusia tiga bulan itu. Mereka sehat dan berada dalam keadaan baik bersama neneknya, tanpa demam. Saya memeriksa badannya dan tidak menemukan luka," tandasnya. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.