REQNews.com

Viral Video Eks Penasihat Obama Hina Nabi Muhammad dan Sebut Al-Qur'an Kertas Toilet

The Other Side

Thursday, 23 November 2023 - 00:00

Stuart Seldowitz hina Nabi Muhammad dan Al-Qur'an.Stuart Seldowitz hina Nabi Muhammad dan Al-Qur'an.

JAKARTA, REQnews - Mantan penasihat Barack Obama, Stuart Seldowitz mendadak dibanjiri kecaman usai videonya viral. Dalam video yang beredar luas di jagat maya itu, Stuart Seldowitz terlihat melontarkan pernyataan yang menghina Nabi Muhammad dan Al-Qur'an.

Dalam video terlihat, pria yang pernah menjabat sebagai Direktorat Dewan Keamanan Nasional Asia Selatan di bawah Presiden Barack Obama itu menghina seorang penjual makanan halal di Kota New York.

Seldowitz kemudian berkali-kali melontarkan hinaan atas Nabi Muhammad yang disebutnya sebagai pemerkosa.

"Apakah kamu memperkosa putrimu seperti yang dilakukan Muhammad? Apakah Muhammad seorang pemerkosa? Hal ini tertulis dalam hadis. Kitab Suci Anda. Kamu tahu itu?" kata Seldowitz kepada penjual makanan halal tersebut, dikutip Rabu, 22 November 2023.

Seldowitz kemudian tampak kesal karena pernyataan provokatifnya tidak digubris oleh si pedagang.

"Saya tidak bisa bahasa Inggris," ucap pedagang tersebut.

Lalu, Seldowitz lagi-lagi melontarkan hinaan. Dia menyebut Al-Qur'an sebagai kertas toilet.

"Anda bisa bicara bahasa apa? Bahasa Arab? Bahasa Al quran yang digunakan sebagian orang sebagai kertas toilet?" ucap Seldowitz.

"Apa pandangan Anda melihat orang yang menggunakan Al quran sebagai kertas toilet? Anda tidak terganggu? Beritahu saya secara jujur," kata Seldowitz lagi sambil tertawa.

Pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Senior di Kantor Urusan Israel dan Palestina di bawah Kementerian Luar Negeri AS pada 1999-2003 itu memang diketahui punya kebiasaan mengunjungi booth-booth halal untuk melakukan pengancaman dan penghinaan terhadap umat Islam.

Terkait video viral ini, media AS, Vice telah mencoba meminta klarifikasi dari Seldowitz atas aksi penghinaan yang dilakukannya. Namun hingga kini belum ada kelanjutan.

Sementara itu, juru bicara kepolisian New York menyatakan bahwa polisi telah mengetahui soal video viral itu dan saat ini sedang terus melakukan pemantauan.

 

 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.