Wadidaw! Joe Biden Diberi Gelar 'Pinnochio of the Year 2023', Dianggap Si Paling Pembohong Tahun Ini?
JAKARTA, REQnews - Washington Post (WP) menyita perhatian dunia baru-baru ini dengan merilis daftar nama sejumlah tokoh yang diberi judul "Pinnochio of the Year 2023".
Daftar yang dirilis Jumat, 15 Desember 2023 waktu setempat itu memuat nama-nama tokoh yang dianggap sebagai pembohong besar tahun ini.
Yang mengejutkan, di posisi pertama daftar tersebut ada nama mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Trump diketahui telah menempati posisi tersebut selama 9 tahun berturut-turut.
WP mengatakan bahwa Donald Trump dapat mengisi semua aspek penilaian ini sendirian. Hal yang menjadi penilaian paling besar dan akan selalu diingat adalah ketika Trump masih menjabat sebagai Presiden AS.
Ketika itu pangkalan militer AS di Irak diserang oleh rudal Iran pada tahun 2020. Trump mengklaim bahwa akan melancarkan serangan balik terhadap Iran.
Pihak Iran lantas berjanji kepada Trump akan melewatkan pangkalan militer AS dalam serangan rudal berikutnya kepada Irak. Mendengar pihak Iran berkata demikian, Trump membatalkan serangan balasan terhadap Iran.
Padahal pada kenyataannya Iran tidak pernah mengirim pesan kepada Trump terkait melewatkan serangan kepada pangkalan militer AS di Irak, dan Iran tetap menyerang pangkalan tersebut.
Selain Trump, Presiden AS saat ini Joe Biden juga masuk daftar Pinnochio of the Year 2023. WP mengatakan bahwa Biden telah mempertahankan kepercayaan dirinya di sepanjang karier politiknya. Dia selalu mencoba menarik empati masyarakat dengan cerita tentang sejarah kehidupan pribadinya.
Dia juga kerap memberikan pembelaan tentang skandal yang menyeret putra keduanya, Hunter Biden. Joe Biden menegaskan bahwa selama masa kampanye tahun 2020 putranya itu tidak pernah menerima uang apapun dari Tiongkok.
Namun faktanya, baru-baru ini Hunter justru mengakui di persidangan jika dirinya menerima uang sebanyak 2.4 juta dollar AS dan 2.2 juta dollar AS dari Tiongkok dan Ukraina pada tahun 2018 dan 2019.
Selain Trump dan Biden, sederet politisi AS yang membuat berita palsu seputar isu Tiongkok juga masuk dalam daftar WP. Mereka di antaranya adalah mantan Duta Besar PBB, Niki Haley, yang menyebarkan rumor tentang kedatangan pabrik serah kaca di Tiongkok serta Gubernur Florida, Ron DeSantis, yang mengatakan dukungan terhadap jalur cepat dalam negoisasi perdagangan dengan Tiongkok.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.