REQNews.com

Viral Sosok Yuni Sri Rahayu ART yang Nekat Jadi Caleg DPRD DKI Jakarta, Kini Dihujat Netizen Gegara Ini!

The Other Side

Monday, 05 February 2024 - 16:30

Yuni Sri Rahayu, sosok ART viral maju jadi caleg DPRD DKI Jakarta.Yuni Sri Rahayu, sosok ART viral maju jadi caleg DPRD DKI Jakarta.

JAKARTA, REQnews - Sosok caleg bernama Yuni Sri Rahayu atau akrab disapa Yuni SR mendadak viral di jagat maya. Yuni diketahui berprofesi sebagai asisten rumah tangga (ART) dan maju sebagai caleg dari Partai Buruh.

Langkah Yuni untuk maju sebagai caleg ternyata menuai atensi netizen. Bahkan tak sedikit netizen yang menghujat.

Pasalnya, Yuni dinilai maju sebagai caleg karena ingin memperbaiki ekonominya sendiri ketimbang memperjuangkan aspirasi rakyat.

Hal itu tergambar jelas dari sebuah postingan di akun TikTok @younie_06, seperti dikutip Senin, 5 Februari 2024. Terdapat postingan tentang Yuni SR yang langsung dibanjiri netizen dengan komentar pedas karena statusnya sebagai caleg.

"Yuks kita aktif berorganisasi supaya kita tau kerja layak PRT. Mengisi hari libur mingguan," tulis Yuni dalam keterangan.

Unggahan itu lantas dibanjiri komentar negatif dari banyak netizen.

"Visi Misi: memperbaiki ekonomi sendiri," tulis akun @fajri6762.

"Mau memperbaiki ekonomi sendiri atau membantu ekonomi keluarga terdekat?," komentar @ahli_surgaonline.

Menurut pengakuan Yuni sendiri, ia kerap mendapat perlakuan diskriminatif dari berbagai pihak terkait pekerjaannya sebagai ART.

Salah satunya, terjadi ketika Yuni ingin berkampanye dengan bersosialisasi di lingkungan rumahnya namun terhadang kendala. Izin dari RT setempat seolah dipersulit untuk berkampanye lantaran disebut sudah ada dua caleg lainnya yang sudah datang.

Sementara itu, Yuni Sri Rahayu sejauh ini hanya menggelontorkan uang sebesar Rp 2,5 juta untuk biaya kampanye. Yuni diketahui akan bertarung sebagai Caleg DPRD DKI Dapil 7 yang mencakup Kecamatan Cilandak, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, Setiabudi dan Pesanggrahan.
 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.