Terang-terangan Anti Prabowo, Aktor Fedi Nuril Trending Gegara Kasih Ulti ke Pendukung Paslon 02
JAKARTA, REQnews - Aktor Fedi Nuril mendadak jadi sorotan bahkan sampai trending di Twitter atau X gara-gara terang-terangan mengaku dirinya anti Prabowo Subianto menjadi calon presiden (capres).
Tak main-main, Fedi Nuril bahkan sampai meladeni hingga meng-ulti para pendukung Paslon 02 yang memberikan komentar.
Perseteruan Fedi Nuril dengan pendukung Paslon 02 bermula ketika sang aktor mengungkapkan bahwa pada Pilpres 2024 kali ini dirinya tidak akan memilih Prabowo Subianto. Fedi bahkan menyertakan tagar khusus #asalbukan02.
Dia lantas melawan seluruh komentar pendukung Paslon 02 baik yang berisi kritikan hingga hujatan. Salah satunya, komentar netizen yang menyebut Paslon 02 pasti menang.
"Macam Tuhan saja kamu. Sekali kalah nyawapres dan dua kali kalah nyapres, tapi masih mimpi mau jadi presiden. Itu bukti lebih banyak yang tidak suka 02," tulis Fedi di akun X-nya @realfedinuril, dikutip Kamis, 8 Februari 2024.
Jika Prabowo menang, maka Fedi akan menerimanya sebagai takdir atau ujian dari Allah SWT yang akan dia cari hikmahnya.
Fedi lantas menjelaskan alasannya tidak akan mendukung Prabowo. Ini lantaran rekam jejak masa lalu Ketua Umum Gerindra itu.
"Gue akan tetap menghormati institusi kepresidenannya. Tapi, kalau ada presiden yang pernah nyulik orang dan masih ada yang belum dikembalikan, itu tidak pantas dihormati nge-tweet gini. Gue gak pernah dukung pelaku penculik aktivis '98," ujar Fedi Nuril.
Dia juga tak peduli dengan semua cap yang kini dituduhkan kepadanya usai blak-blakkan mengaku anti Prabowo nyapres.
"Gue gak peduli narasinya udah basi atau enggak. Gue cuma mau bersuara," sambungnya.
"Waktu kejadian, gue udah SMA dan sampai sekarang masih jajan cireng. Narasinya masih culak culik karena belum diadili dan masih ada yang belum pulang entah masih hidup atau mati," kata Fedi.
Dia pun heran generasi masa kini hanya menganggap masalah penculikan dijadikan senjata anti Prabowo saat nyapres.
"Kenapa isu penculikan 'terkesan' diangkat tiap 5 tahun? Karena si pelaku penculikan masih nyapres lagi. Dari 2007 sampai sekarang "Aksi Kamisan" masih dilakukan tiap Kamis di depan Istana Negara," ungkap Fedi.
"Gue enggak peduli sama apa yang lo anggap konsisten dan standar ganda. Jadi, enggak usah ngatur-ngatur gue harus berani keras ke pihak mana dulu," lanjutnya.
"Hendropriyono dan Sutiyoso lagi enggak nyapres. Yang nyapres Prabowo. Beliau duluan yang harus disabet pake taplak," tegas aktor "Ayat-ayat Cinta" itu.
"Ada pelaku penculikan belum diadili dan dihukum, masa mau dikasih kekuasaan besar dengan jadi presiden? Silakan dipikirkan di atas tumpukan taplak lainnya di dalam lemari," tutupnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.