Kapok! Keluarga Korban yang Diludahi Ojol di Malang Tempuh Jalur Hukum
MALANG, REQnews - Kasus seorang driver ojek online (ojol) yang meludahi customer atau pelanggan di Malang sempat viral di media sosial. Meski driver tersebut sudah menyatakan permintaan maaf namun pihak keluarga korban tidak terima dan menempuh jalur hukum.
Pernyataan dari pihak keluarga terunggah di salah satu media sosial X yaitu @Pai_C1 pada Selasa 19 Maret 2024.
“Selamat sore, kami dari pihak keluarga, terkait kasus yang sedang viral di Kota Malang, yang menimpa adik kami, Bianca, terkait dengan kasus (driver) Grab yang melakukan tindakan meludahi adik kami, kami menyatakan bahwa tidak menerima permohonan maaf dan kami telah menempuh jalur hukum di Polresta Malang Kota hari Senin, 18 Maret 2024, pukul 13.00 WIB,” demikian bunyi pernyataan pihak korban.
Padahal sebelumnya driver ojol tersebut sudah meminta maaf atas tindakannya yang meludahi pelanggan. Ia juga berjanji tidak akan melakukan hal tersebut dan memilih untuk mengontrol emosi.
“Nama saya Arif, saya mau klarifikasi tentang adanya video yang tersebar di media sosial. Ya, itu memang saya, dan kejadian itu pada hari Jumat (15 Maret 2024) sore pukul sekitar setengah lima di gerbang UM. Dengan adanya video itu, saya minta maaf untuk kejadian itu yang membuat masyarakat menjadi resah,” katanya.
Warganet pun mengomentari insiden tersebut. Mereka menuangkan pendapatnya di akun media sosial @Pai_C1.
“makanya jd orang jgn songong
udah miskin, songong. Udahlah hidup tuh biasa aja ngapa, dicancel gak bikin lo mati, ini nih apesnya dapet orang yg gak mau maafin dan malah perpanjang urusan, mending dipenjara atau didenda, kalo diabisin nyawa lu gimana? jgn betingkah jadi orang, hari apes gak ada dikalender,”kata warganet.
“Nah gitu doang, jgn saling memafkan
Lebaran pun belum mulai,” kata warganet.
“Udah gitu video minta maafnya juga kayak gak tulus, terkesan terpaksa dan main2,” kata warganet.
Redaktur : Giftson Ramos Daniel
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.