Fakta Ngeri Sosok Novi Damayanti, Menantu yang Sewa Pembunuh Bayaran untuk Habisi Nyawa Ibu Mertua
JAKARTA, REQnews - Kasus pembunuhan sadis kembali menggegerkan publik. Kali ini, seorang menantu bernama Novi Damayanti tega menghabisi nyawa ibu mertuanya sendiri dengan menyewa pembunuh bayaran.
Saat konferensi pers di kepolisian, Novi Damayanti mengaku memiliki dendam kesumat terhadap ibu mertuanya yang berinisial M lantaran tak pernah dianggap.
"Saya dendam. Dari semenjak saya menikah sama suamiku sampai hari ini juga saya tidak pernah dianggap bagaimana sama keluarganya," ungkap Novi di Polresta Kendari, dikutip Kamis, 18 April 2024.
"Maka sempat ada rencana mau santet dia Pak. Supaya dia pulang gara-gara mamanya. Mungkin karena khilaf, waktu di rumah sakit mertuaku masih hidup," sambungnya.
Novi pun menyewa pembunuh bayaran dan menyusun skenario pembegalan untuk menghabisi nyawa ibu mertuanya. Skenario bermula pada 7 April 2024, dimana Novi mengajak korban M untuk pergi berbelanja menggunakan mobil.
Setelah sempat diajak berkeliling, Novi lantas membawa mobil ke arah kompleks kantor DPRD Kota Kendari. Kemudian, tak jauh dari kantor DPRD Kota Kendari, sudah ada pelaku lelaki CM yang menunggu mobil Novi.
CM lantas menghadang lalu membuka pintu dan langsung masuk ke dalam mobil. Kemudian CM langsung menjerat leher korban yang berada di depannya.
Tak sampai di situ, CM lalu mengambil pisau yang sudah disiapkan dan menusukkannya ke leher korban beberapa kali.
Setelah itu, Novi berpura-pura melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Poasia dan mengaku menjadi korban begal. Namun setelah dilakukan penyelidikan lebih dalam, polisi mendapati fakta dari CM bahwa kejadian ini adalah skenario yang didalangi Novi.
Rencana pembunuhan M tersebut telah dirancang di salah satu warung bakso yang ada di Kota Kendari. Novi awalnya meminta CM membusur mertuanya. Namun CM berpendapat cara tersebut tidak akan membuat target langsung mati.
CM kemudian menawarkan untuk langsung membunuh M ketika sedang berbelanja. Usai sepakat dengan rencana pembunuhan itu, Novi lantas memberikan uang Rp 1,5 juta kepada CM.
Mereka juga membuat perjanjian jika CM berhasil menghabisi nyawa korban, maka ia akan mendapakan uang Rp 75 juta dan uang Rp 4 juta per bulan selama tiga tahun.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
