Bikin Geger! Ngaku Keturunan Nabi SAW, Habib Asal Yaman Minta Istri Kyai di Cianjur Sampai Beri Ancaman
JAKARTA, REQnews - Jagat maya dihebohkan dengan viralnya kisah seorang kyai di Cianjur, Jawa Barat yang rela memberikan istrinya kepada seorang Habib dari Yaman.
Kejadian ini disebut-sebut terjadi di salah satu pondok pesantren di Cianjur. Habib asal Yaman yang mengaku keturunan Nabi Muhammad SAW itu terang-terangan meminta istri dari sang kyai karena terpesona dengan parasnya yang menawan.
Melansir dari akun Instagram @terang_media, Gus Ubad Aminullah membeberkan fakta soal kasus yang menggegerkan itu.
"Informasi cukup akurat, mohon maaf ini perlu saya buka," ungkap Gus Ubad Aminullah, dikutip Senin, 29 April 2024.
"Ada di daerah Cianjur, salah satu pesantren besar kebetulan dari salah satu keluarganya, Aang, ngobrol sama saya," lanjut Gus Ubad bercerita.
"Kang beberapa bulan yang lalu ada Habib dari Empang Bogor, dia mendatangkan Habib-habib dari Yaman dari Cianjur," ujar Gus Ubad tanpa menyebutkan nama pondok pesantrennya secara gamblang.
"Selain mereka dakwah, yang hebat lagi lucunya, karena istrinya Kyai ini jamilah jiddan, cantik geulis, itu di waktu itu juga di tempat itu, orang yang mengaku cucunya Rasul ini meminta istrinya Kyai," kata Gus Ubad.
Diungkap Gus Ubad, Habib dari Yaman tersebut sampai memberikan ancaman ke kyai agar keinginannya dituruti. Dia mengancam sang kyai tidak akan mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW jika tidak memberikan istrinya.
"Dengan alasan kalau tidak engkau ikhlaskan, kau tidak akan mendapatkan syafaat," ucapnya.
"Wong ya namanya muhibbin, terlanjur percaya itu dzurriyyatnya Rasul ya rela," jelas Gus Ibad.
"Ini fakta," tegasnya.
Kasus viral ini sontak ramai dibanjiri komentar netizen.
"Makanya ngajinya jangan terlalu ghulluw kepada seseorang yang dikatakan Habib lah, Kyai lah Ustadz lah yang membedakan hanya takwanya saja," komentar akun @heri_mbbn74.
"Klo gue mending rela ribut daripada ngasih istri sendiri sama orang lain," tulis @zubit.officiiall.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
