REQNews.com

Sosok Melmel Tiba-tiba Muncul, Beri Kesaksian Soal Kronologi Pembunuhan Eki dan Vina Cirebon

The Other Side

Friday, 31 May 2024 - 22:34

Viral sosok Melmel muncul beri kesaksian tentang kronologi pembunuhan Vina Cirebon. (Foto: Youtube tvOneNews)Viral sosok Melmel muncul beri kesaksian tentang kronologi pembunuhan Vina Cirebon. (Foto: Youtube tvOneNews)

JAKARTA, REQnews - Meski Pegi Setiawan yang diduga sebagai DPO telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, kasus pembunuhan Eki dan Vina Cirebon masih menyisakan banyak misteri.

Terlebih, muncul dugaan jika penanganan pihak kepolisian terhadap kasus ini penuh kejanggalan. Bahkan, sosok Pegi Setiawan yang telah ditangkap saat ini diduga bukanlah sosok pembunuh Eki dan Vina yang sebenarnya.

Di tengah rumitnya pemecahan kasus ini, sejumlah saksi baru pun bermunculan. Terbaru, ada saksi bernama Melmel yang buka suara terkait kronologi pembunuhan Eki dan Vina oleh sekawanan geng motor di Cirebon pada 27 Agustus 2016 silam.

Diungkapkan Melmel, dia menyaksikan langsung peristiwa mengerikan itu pada malam kejadian. Diakui Melmel, saat itu dirinya tak bisa berbuat apa-apa ketika Vina dan Eki tengah dianiaya.

Melmel mengaku takut jika harus melawan anggota geng motor yang jumlahnya lebih dari 10 orang itu.

Sore harinya sebelum kejadian, Melmel mengatakan dihubungi Eki yang mengajaknya bertemu di sebuah taman. Dalam percakapan via telepon itu, Eki berkata kepada Melmel bahwa ia sedang memiliki masalah dengan Egi. Meski begitu, Eki tidak bercerita lebih detail mengenai apa permasalahannya dengan Egi.

"Saya enggak berpikir jauh bakal terjadi pembunuhan. Paling masalah anak-anak lah saya bilang begitu dalam hati," ungkap Melmel, dikutip dari YouTube tvOneNews, Jumat, 31 Mei 2024.

Kemudian, Sekitar pukul 20.00 WIB, Eki menghubungi Melmel dan mengatakan jika ia akan menjemput Vina terlebih dahulu. Saat itu juga Melmel meminta Eki untuk turut mengajak teman Vina, yakni Linda.

Pada malam itu akhirnya mereka bertemu, namun hingga pertemuan usai Eki sama sekali tidak menceritakan detail permasalahannya dengan Egi. Saat mereka mampir di sebuah warung untuk membeli minum, tiba-tiba saja melintas 3 unit sepeda motor yang meneriaki Eki.

Eki memberitahu Melmel bahwa yang meneriakinya itu merupakan teman-temannya Egi. Akan tetapi, saat itu Melmel juga sama sekali tidak mengetahui Egi itu yang mana.

Setelah itu, mereka berkeliling dan sempat mampir ke Taman Sumber yang menjadi titik terakhir mereka berkumpul. Sekitar hampir pukul 23.00 WIB, mereka akhirnya memutuskan untuk pulang. Namun, saat di perjalanan, mereka berpisah karena Melmel harus mengisi bensin dahulu.

Selesai mengantar Linda pulang, Melmel akhirnya memutuskan untuk mencari Eki dan Vina yang tidak bisa dihubunginya. Kemudian, saat ia melewati SMP 11, Melmel melihat sejumlah orang sedang masuk ke dalam sebuah gang, sehingga ia memutuskan untuk menguntitnya.

"Beberapa orang masuk gang itu, ada yang saya lihat, jadi saya taruh motor. Di saat itu ada warung, warung itu enggak besar sih," jelas Melmel.

Awalnya Melmel mengajak pemilik warung untuk masuk ke dalam gang tersebut, namun ditolak.

"Karena dia gak berani ya udah saya gak berpikir panjang, saya langsung masuk ke dalam ibaratnya saya ngendap-ngendap ke dalam," lanjutnya.

Sesampainya di sana, Melmel melihat ada banyak orang yang sedang memukuli Eki.

"Lebih daripada 10 (orang) yang pastinya, saya enggak ngitung kan, pada saat itu saya lihat Eki ini dipukul. Yang pertama dipukul itu kan Eki, disiksanya itu Eki. Sempat saya mau maju tapi saya ini takut-takut juga. Saya mau maju nih karena posisi saya sendirian," cerita Melmel.

Disebutkan Melmel, situasi malam itu sudah sangat sepi, dan tidak ada orang sama sekali yang bisa dimintai pertolongan.

"Setelah Eki dipukul, sudah saya lihat juga sudah enggak bergerak kayaknya ia tuh, baru Vina ini yang disiksa," kata dia.

Menurut Melmel, penganiayaan itu berlangsung sekitar 1 jam, namun ia sama sekali tidak bisa mengingat tepatnya pukul berapa.

"Saya sudah enggak ingat jam, pokoknya pikiran saya sudah enggak karuan," ujarnya.

Begitu kelompok geng motor itu selesai melakukan penganiayaan, Melmel langsung lari. Ia lantas melihat Eki dan Vina Cirebon yang sudah tak sadarkan diri dibawa oleh kelompok tersebut.

"Dibonceng 3. Jadi Vina ditaruh di tengah sambil ditutup mukanya itu sama jaket," jelasnya.

Saat itu, Melmel pun langsung membuntuti mereka dari jarak aman. Disebutkan Melmel, awalnya para pelaku membawa Eki dan Vina ke bawah jembatan, tapi tiba-tiba mereka membawanya ke atas jembatan dan membuangnya di lokasi tersebut. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.