Hotman Paris Minta Yusril Ihza Mahendra dan Otto Hasibuan Jadi Kuasa Hukum Pegi Setiawan, Ini Alasannya!
JAKARTA, REQnews - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali angkat bicara terkait kasus pembunuhan Vina Cirebon. Kali ini, Hotman menyoroti soal sosok Pegi Setiawan, tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon yang diduga menjadi korban salah tangkap polisi.
Melalui unggahan di akun Instagramnya, Hotman meminta Yusril Ihza Mahendra dan Otto Hasibuan untuk menjadi kuasa hukum Pegi Setiawan.
Awalnya, Hotman Paris mengatakan jika dirinya tak ingin ambil pusing soal apakah Pegi Setiawan benar bersalah atau tidak.
"Saya tidak mengatakan apakah Pegi bersalah atau tidak bersalah," kata Hotman, dikutip Rabu, 5 Juni 2024.
"Yang jelas katanya Pegi itu adalah tersangka DPO yang kemudian tertangkap, apakah benar atau tidak no comment," lanjutnya.
Hotman kemudian menyoroti soal banyaknya oknum pengacara yang ingin tampil di publik melalui kasus ini.
Karena itu, Hotman meminta sejumlah pengacara Prabowo Subianto di MK, Yusril Ihza Mahendra dan Otto Hasibuan agar mau menjadi kuasa hukum Pegi Setiawan.
"Namun masyarakat benar-benar ingin tahu aspek hukum ini secara mendalam, maka diperlukan pengacara-pengacara yang bereputasi tinggi yang bukan pengacara nimbrung, bukan pengacara yang sering dipecat oleh kliennya," ungkapnya.
"Hotman Paris mengusulkan agar eks tim pengacara Prabowo di MK yaitu Yusril dan Otto Hasibuan agar berkenan mau jadi pengacaranya Pegi, agar benar-benar terbuka kasus ini, agar masyarakat puas untuk mendapatkan jawabannya," lanjutnya.
Sementara Hotman mengaku tak bisa menjadi kuasa hukum Pegi Setiawan lantaran telah menjadi pengacara dari keluarga Vina Cirebon.
"Hotman tidak bisa mewakili Pegi karena Hotman sudah menjadi kuasa hukum dari keluarga almarhumah Vina, tapi jangan sampai libatkan pengacara-pengacara yang moral-moral pinggiran," ujar Hotman.
"Kita perlu pengacara pintar dan reputasi tinggi bukan pengacara murahan yang mau nimbrung," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.