REQNews.com

Viral Influencer Saham Ahmad Rafif Raya Diduga Gagal Kelola Dana Investasi Rp 71 M, Uang Milik 34 Klien Lenyap!

The Other Side

Tuesday, 02 July 2024 - 20:30

Viral Influencer Saham Ahmad Rafif Raya Diduga Gagal Kelola Dana Investasi Rp 71 M. (Foto: Stockbit)Viral Influencer Saham Ahmad Rafif Raya Diduga Gagal Kelola Dana Investasi Rp 71 M. (Foto: Stockbit)

JAKARTA, REQnews - Sosok influencer saham terkenal asal Makassar, Ahmad Rafif Raya mendadak viral dan ramai diperbincangkan publik usai dirinya dikabarkan gagal mengelola dana investasi sebesar Rp 71 miliar.

Dana investasi tersebut merupakan titipan dari 34 klien. Dana tersebut pun kabarnya kini telah raib akibat gagal dikelola oleh Ahmad Rafif Raya.

Kasus ini pun kini sedang ramai dibahas di berbagai forum saham karena sosok Ahmad Rafif Raya adalah sosok influencer yang cukup terkenal dan merupakan founder perusahaan Waktunya Beli Saham.

Melansir dari Stockbit, ada salah satu unggahan yang membahas tentang sosok Ahmad Rafif Raya, yang dibagikan akun @skydrugz27.

"Nama sengaja disamarkan karena nampaknya kasus ingin diselesaikan secara perdata," ungkapnya, dikutip Selasa, 2 Juli 2024.

"Klien dengan dana paling besar adalah 10 Miliar sedangkan klien dengan dana paling kecil adalah 135 juta rupiah," lanjutnya.

Ahmad Rafif Raya sendiri diketahui cukup populer sebagai influencer saham. Dia bahkan pernah tampil di CNBC.

Disebutkan, ia pernah menjadi mahasiswa di salah satu kampus di Makassar pada tahun 2014. Kemudian, Ahmad Rafif menjadi broker saham sejak tahun 2017 hingga kini.

"Di medsos, dia memberikan iming-iming cuan gede dengan return 40% setahun," kata akun tersebut.

Karena itu, 34 klien mau percaya hingga berani menitipkan uang investasi kepada Ahmad Rafif mencapai total Rp 71 miliar.

Atas kasusnya, disebutkan jika Ahmad Rafif sudah membuat surat pernyataan kewajiban pembayaran utang kepada para kliennya.

"Saya mengakui telah melakukan kesalahan dalam pengelolaan investasi yang saya jalnkan karena saya bertransaksi dan mengalami kerugian namun melaporkan dan memberikan keuntungan kepada para investor," demikian pernyataannya dalam surat itu.

 

 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.