REQNews.com

Pelajar Kampung Inggris Pare Diperkosa Pria Kenalannya dari Aplikasi, Pelaku Nyamar Jadi Perempuan

The Other Side

Thursday, 18 July 2024 - 23:00

Ilustrasi pemerkosaanIlustrasi pemerkosaan

JAKARTA, REQnews - Nasib nahas dialami seorang pelajar di Kampung Inggris Pare, Kediri berinisial OW (16 tahun). Ia menjadi korban rudapaksa seorang pria berinisial RP (29 tahun) yang dikenalnya melalui aplikasi pada Jumat, 5 Juli 2024.

Saat berkenalan dengan OW, RP mengaku sebagai seorang perempuan bernama Ajeng. Setelah berkenalan, keduanya lantas mengobrol lewat chat WhatsApp.

"Kemudian komunikasi lanjut berganti ke WA sampai dengan Jumat kemarin," ungkap Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Fauzi Pratama, dikutip Kamis, 18 Juli 2024.

"Korban (OW) diajak ketemuan dan awalnya gak mau, jadi mau," lanjutnya.

Kemudian, pada Jumat, 12 Juli 2024, korban dijemput oleh seorang pria yang mengaku sebagai tetangga Ajeng. Namun, pria yang menjemput korban tersebut ternyata adalah si pelaku itu sendiri.

Setelah itu, WO dibonceng pelaku menggunakan sepeda motor menuju sebuah kontrakan. Sesampainya di kontrakan, RP mengganti penampilannya dengan menggunakan wig dan daster untuk mengelabui korban.

RP lantas meminta OW masuk ke dalam kontrakan dan mematikan lampu kamar. Korban akhirnya menyadari jika Ajeng ternyata adalah seorang pria.

Dia pun ketakutan dan meminta pulang. Namun, pelaku mengancam korban dengan gunting agar tetap di kontrakan dan menuruti kemauannya.

Tangan korban juga diborgol oleh pelaku agar tidak bisa melarikan diri. Keesokan harinya, korban terbangun dengan kondisi tangan sudah tidak terborgol.

Korban kemudian mengirimkan video kepada Ayahnya untuk meminta pertolongan. Ayah korban yang berada di Semarang lantas menghubungi Polres Kediri untuk memberikan bantuan kepada anaknya.

Pihak kepolisian setempat pun bergegas mendatangi kontrakan tersebut dan berhasil menangkap pelaku.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.