REQNews.com

Viral Tagih Janji Presiden Jokowi, Mabes TNI AD Akhirnya Panggil Joni Si Pemanjat Tiang Bendera HUT ke-73 RI

The Other Side

Tuesday, 06 August 2024 - 20:00

Yohanes Gama Marschal Lau alias JoniYohanes Gama Marschal Lau alias Joni

JAKARTA, REQnews - Yohanes Gama Marschal Lau atau yang dikenal dengan Joni akhirnya dipanggil oleh pihak Mabes TNI AD usai dirinya viral menagih janji Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, Joni viral karena menagih janji Presiden Jokowi terkait dirinya yang diizinkan menjadi abdi negara. Hal ini diungkapkan Joni usai dirinya gagal seleksi masuk TNI karena tinggi badannya kurang.

Seperti diketahui, pada pertemuannya dengan Presiden Jokowi di Istana Negara pada 20 Agustus 2018 silam, Jokowi menjamin Joni bisa menjadi TNI. Janji tersebut bahkan disaksikan langsung oleh Panglima TNI sebagai apresiasi atas aksi heroik Joni memanjat tiang ketika tali bendera putus saat pelaksanaan upacara di Pantai Motaain.

Enam tahun berlalu, Joni mendaftarkan diri untuk menjadi prajurit TNI. Namun sayang, ia dinyatakan gagal pada tahap awal seleksi karena tinggi badan yang kurang. Joni pun menangih janji Presiden Jokowi dan Panglima TNI.

"Saya ditanya langsung oleh bapak presiden, minta apa dari pak presiden? Langsung saya menjawab pertama minta sepeda, kedua minta perbaiki rumah," ujar Joni, dikutip dari akun X @Heraloebss, Selasa, 6 Agustus 2024.

Video tersebut sempat viral dan banyak netizen yang ikut mempertanyakan realisasi dari janji Presiden Jokowi kepada Joni.

Dan kini, akhirnya Joni dipanggil Kembali untuk mengikuti seleksi prajurit TNI 2024. Alasan Mabes TNI AD meminta Joni kembali mengikuti proses seleksi adalah karena ada penghargaan dari Panglima TNI dan sejumlah petinggi negara.

"Pertimbangannya, karena Joni mendapat penghargaan dari Panglima TNI dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait aksi heroik Joni dalam upacara bendera pada tahun 2018 lalu," tulis infokomando.official. 
 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.