Viral Kampus UNY Diterpa Sederet Skandal, Dugaan Intimidasi Dosen dan Mahasiswa hingga Perkara Pinjol
JAKARTA, REQnews - Jagat maya tengah dihebohkan dengan viralnya sederet dugaan skandal yang menerpa pihak Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Terkini, viral soal dugaan intimidasi pihak UNY yang memaksa dosen lulus CPNS dan mahasiswa untuk mendaftar S3 di UNY hingga menawarkan pinjaman online (pinjol).
Kasus ini diungkap oleh akun X @UNYJogja. Akun tersebut menjelaskan kronologi adanya pemaksaan terhadap dosen dan mahasiswa untuk mendaftar S3 di UNY.
Jika dosen menolak mendaftar S3 di UNY, maka mereka akan dipersulit dalam mendapatkan sertifikasi dosen hingga kenaikan pangkat.
"Untuk dosen akan dipersulit untuk sertifikasi dosen hingga kenaikan pangkat, jika tak menandatangani surat berkuliah DOKTORAL (S3) di UNY," ungkap akun @UNYJogja, dikutip Sabtu, 10 Agustus 2024.
Bahkan, sejumlah dosen yang mendapatkan beasiswa LPDP di luar UNY, dipaksa untuk memindahkan beasiswa ke UNY. Terkait pembiayaan, UNY memaksa dengan porsi 50:50. Artinya, 50 persen akan dipinjami oleh UNY via pinjol, dan 50 persen dari kantong dosen/mahasiswa itu sendiri.
"Kampus menawarkan pinjol gaessss," sambung akun @UNYJogja.
Sementara untuk kronologi dosen UNY diintimidasi dan diwajibkan mendaftar S3 di UNY, bermula pada tanggal 30 Juli 2024, semua pegawai CPNS yang diterima di tahun 2024 dikumpulkan dalam rangka penyerahan SK untuk segera ditugaskan.
Selama prosesi tersebut semua dosen maju satu persatu untuk menerima SK yang diberikan oleh Prof. Dr. Edi Purwanta, M.Pd selaku Wakil Rektor Bidang Umum dan Sumber Daya. Selama proses penyerahan semua peserta sambil menerima SK sambil diarahkan untuk mendaftar S3 langsung di UNY dengan alasan persentase doktor di UNY turun akibat diterimanya banyak dosen dengan jenjang S2.
Kemudian, pada tanggal 6 Agustus 2024, semua dosen CPNS, P3k dan PTN BH dikumpulkan di tempat yang sama untuk kembali diberikan pengarahan untuk mendaftar di UNY. Namun, pada hari tersebut intimidasi dilakukan lebih terang-terangan dengan langsung disaksikan oleh pimpinan secara lengkap.
Pimpinan mengatakan jika dosen memiliki alasan yang kuat, maka tidak mendaftar tidak apa-apa seperti sudah mendapatkan/akan mendapatkan kampus di luar negeri, hamil, dan ketidaklinieran bidang. Namun, tidak ada alasan untuk yang ekonominya tidak stabil karena UNY siap memberikan pinjaman dan keringanan.
Dan bagi dosen yang tidak mendaftar S3, mereka akan diberikan beban pekerjaan yang berat. Sejumlah dosen juga diduga mendapatkan intimidasi dari beberapa pimpinan fakultas untuk melakukan pendaftaran S3 di UNY dengan berbagai ancaman seperti akan dipindahtugaskan, tidak diizinkan untuk mengikuti pekerti, dipersulit untuk jenjang karier, hingga digugurkan status pegawainya apabila tidak melakukan pendaftaran di gelombang khusus yang telah diberikan.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.