Heboh Aksi Taruna Serang Perwira, Ternyata Begini Kronologi Kejadiannya!
JAKARTA, REQnews - Jagat maya tiba-tiba dihebohkan dengan viralnya video aksi seorang taruna menyerang perwira.
Dalam video tersebut, tampak seorang taruna menyerang pengasuh hingga dilerai oleh sejumlah taruna dan perwira lainnya.
"Hei, kau anggap saya apa? Saya perwira," teriak pria berjaket hitam saat mencoba melerai taruna yang menyerang pengasuhnya, dikutip dari akun X @Heraloebss, Rabu, 4 September 2024.
Diketahui, taruna dalam video tersebut bernama Brian. Disebutkan, Brian menyerang pengasuhnya lantaran si pengasuh berupaya membuka laptopnya.
"Brian melawan pengasuh karena laptop dibuka," ujar si perekam video.
Akun itu lantas menjelaskan kronologi kejadian di dalam kolom komentar.
"Berawal dari Taruna an. BT. BVA kembali dari izin berobat, yang waktunya telah melebihi ketentuan istirahat malam.
Kemudian tas taruna tersebut dicek pengasuh untuk memastikan tidak ada hal-hal yang dilarang. Ternyata ada laptop yang seharusnya tidak dibawa ketika melakukan berobat," tulis keterangan dalam tangkap layar chat WA pada cuitan @Heraloebss.
Pengawas kemudian melakukan pengecekan terhadap isi laptop tersebut, tetapi taruna itu tidak terima dan hendak merebut laptopnya. Ketika dicek, terungkap jika taruna itu ternyata sempat menggunakan laptop untuk berkomunikasi dengan rekanitanya melalui aplikasi iMessage.
Hal tersebut melanggar aturan karena laptop hanya diperbolehkan untuk kepentingan pembelajaran/dinas. Apa yang dilakukan taruna itu melanggar pasal 92 ayat 3 Perkalemdik Polri nomor 1 th. 2021 yang berbunyi:
Di dalam hal tertangkap tangan pelanggaran disiplin dengan menggunakan sarana/prasarana elektronik, pengasuh yang menemukan berwenang untuk mengakses saran/prasarana elektronik terkait dengan pelanggaran disiplin yang dilakukan.
Pelanggaran tersebut masuk ke dalam kategori sedang. Dan sebagai konsekuensinya, si taruna saat ini harus menjalani sanksi di Resimen.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.