REQNews.com

Ngeri! Pria di Brazil Dihajar Massa hingga Dibakar Hidup-hidup Gegara Rudapaksa dan Bunuh Balita 1 Tahun

The Other Side

Tuesday, 24 September 2024 - 00:00

Pria di Brazil Dihajar Massa hingga Dibakar Hidup-hidup Gegara Rudapaksa dan Bunuh Balita 1 Tahun. (Foto: Scary Journal)Pria di Brazil Dihajar Massa hingga Dibakar Hidup-hidup Gegara Rudapaksa dan Bunuh Balita 1 Tahun. (Foto: Scary Journal)

JAKARTA, REQnews - Sebuah peristiwa mengerikan yang terjadi di Brazil tengah viral hingga menyita perhatian publik dunia, termasuk Indonesia.

Seorang pria di Brazil dihakimi massa hingga dibakar hidup-hidup usai diduga telah memperkosa dan membunuh bocah berusia 1 tahun.

Kasus ini salah satunya diunggah oleh akun X @creepy_room_. Unggahan akun tersebut mengungkap detik-detik penyiksaan yang dilakukan massa terhadap pria Brazil yang diduga telah melakukan pemerkosaan dan pembunuhan itu.

Pria tersebut diketahui rnama Grego. Awalnya, Grego telah ditangkap warga dan digiring ke kantor polisi di Jutai, Brazil. Warga yang geram dengan kejahatan Grego lantas menggeruduk kantor polisi dan menyeret pria itu ke tengah jalan lalu memukulinya dan membakarnya hidup-hidup.

Korban Grego diketahui seorang bocah berusia 1 tahun bernama Layla Victoria dan jasadnya masih belum ditemukan keberadaannya hingga kini.

"Sejauh ini masih belum ada informasi mengenai keberadaan jenazah anak tersebut," tulis akun X @creepy_room_, dikutip Senin, 23 September 2024.

Setelah merudapaksa korban, pelaku membuang jasadnya ke sungai untuk menghilangkan jejak.

"Pria yang diduga memperkosa, membunuh, dan membuang jasad seorang gadis berusia satu tahun tujuh bulan ke sungai," lanjut akun itu.

Kasus ini pun turut ramai disoroti netizen Indonesia.

"Ngeri banget liatnya tapi gak kasian," komentar akun @leolanya.

"harusnya gini di Indonesia biar korban pemerkosaan, pembunuhan makin berkurang," kata akun X @biscofq.
 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.