Viral Curhat Pemilik Usaha Susu di Boyolali Diminta Bayar Pajak Ratusan Juta hingga Rekening Diblokir, Kini Pasrah Bisnisnya Tutup
JAKARTA, REQnews - Kisah miris dialami pemilik usaha susu sapi UD Pramono di Boyolali. Pramono terpaksa pasrah usaha susunya tutup lantaran tak sanggup membayar pajak.
Rekening usaha Pramono diblokir oleh kantor pajak sehingga dana sebesar Rp 670 juta dalam rekening itu pun tertahan. Uang tersebut diketahui sebagian merupakan milik para peternak sapi perah.
"Aku we ra mampu (Aku sudah tidak sanggup)," kata Pramono pasrah, dikutip Minggu, 3 November 2024.
Pramono mengungkapkan, dirinya sudah menghadapi tekanan terkait persoalan pajak sejak pemeriksaan tahun 2020 untuk pajak tahun 2018.
Awalnya, ia ditagih pajak sebesar Rp 2 miliar. Kemudian nominal pajak tersebut berhasil dinegosiasikan hingga turun menjadi Rp 670 juta.
Namun, angka tersebut masih terlalu berat untuk Pramono. Kemudian, Pramono berhasil menurunkan lagi beban pajak menjadi Rp 200 juta.
Namun persoalan tak berhenti sampai di situ. Pramono kembali dipanggil kantor pajak pada tahun 2021. Kala itu ia kembali diminta membayar pajak sebesar Rp 110 juta.
"Itungan pajak saya itu kan Rp 670 juta, tapi kemarin supaya memberikan Rp 110 juta. Umpomo saya mbayar (Kalau saya bayar pajak) Rp 110 juta itu selesai (Tidak diblokir),” jelasnya.
Namun, karena rekening usahanya sudah diblokir, Pramono tidak lagi dapat mengakses dana untuk membayar pajak. Kini, Pramono terpaksa pasrah menutup usaha susu sapi UD Pramono yang berimbas pada nasib 1.300 peternak sapi perah.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.