REQNews.com

Geger Video Sejumlah Oknum Polisi Diduga Bekingi Mafia Tanah, Netizen Sindir Pedas: Pengayom Kapitalis, Tak Lindungi Rakyat

The Other Side

Sunday, 05 January 2025 - 20:00

Ilustrasi Mafia Tanah (Foto:Istimewa)Ilustrasi Mafia Tanah (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Publik digegerkan dengan viralnya video insiden bentrok antar masyarakat dan sejumlah oknum polisi.

Diduga, bentrok terjadi lantaran warga tak terima lahan milik mereka direbut paksa oleh mafia tanah. Diduga pula jika tanah tersebut telah dikelola oleh pihak pengembang.

Kasus ini diungkap oleh akun X @H4T14K4LN4L42.@H4T14K4LN4L42.

"Polisi jika beking mafia lahan berhadapan dengan rakyat selalu alasan menjalankan tugas, Bukankah yg tugas polisi atas perintah kapolri @ListyoSigitP," tulisnya.

"Polisi sudah beralih fungsi pengayom kapitalis , tak lagi melindungi rakyat dan hak rakyat," sambungnya, dikutip Minggu, 5 Januari 2025.

Dalam video viral yang diunggah akun itu, terdengar sejumlah warga menyebut jika lahan yang dijaga oleh kepolisian merupakan milik mereka.

"Ini tanah kami, kami punya hak. Jangan kekerasan, jangan dorong-dorong," ujar si perekam.

Pada video berdurasi 1 menit 46 detik itu, pihak kepolisian juga membenarkan aksi pengamanan yang dilakukan. Menurut seorang polisi yang memiliki tanda pengenal bernama Harry S, ia dan rekan-rekannya sedang menjalankan tugas.

"Kami di sini berdasarkan surat perintah, ya Pak ya. Kami ada surat tugas di sini. Untuk terkait masalah lain, yang lain Pak," ujar si oknum polisi.

"Oleh sebab itu mohon ditunjukkan Pak," jawab masyarakat yang sedang melakukan aksi protes.

Namun, permintaan tersebut tak digubris oleh pihak kepolisian dan mereka malah memaksa warga untuk mundur hingga akhirnya terjadi bentrok.

Hingga kini, belum diketahui pasti kapan dan dimana peristiwa dalam video viral itu terjadi. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.