Diduga Dipersekusi Rombongan Shella Saukia Usai Review Produk Skincare, Dokter Detektif Buat Laporan Polisi!
JAKARTA, REQnews - Dokter Detektif alias Doktif akhirnya melaporkan pengusaha skincare Shella Saukia ke Polda Metro Jaya.
Ini merupakan buntut dari dugaan aksi persekusi yang dilakukan rombongan Shella Saukia terhadap Doktif.
Sebelumnya diketahui, Doktif sempat dihadang oleh rombongan Shella Saukia setelah me-review produk skincare SS. Peristiwa itu terjadi ketika Doktif menghadiri sebuah diskusi publik yang diadakan oleh BPOM bersama influencer.
Kala itu, Doktif sampai ditahan di sebuah kafe. Merasa dirinya menjadi korban intimidasi, Doktif pun akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi.
"Saya merasa sangat terintimidasi, jadi doktif lebih memilih jalur hukum. Jadi nanti biar pihak berwajib yang akan menentukan seperti apa kelanjutannya," ungkap Doktif, dikutip Minggu, 19 Januari 2025.
Doktif pun menceritakan kronologi peristiwa yang dialaminya itu. Bermula dari Doktif yang me-review produk skincare melalui live streaming.
"Kronologisnya tadi doktif mereview produk dari SS, tanpa doktif tahu isinya apa ternyata ada produk yang berbadan POM, aman digunakan, dan doktif katakan produknya aman karena sudah BPOM," jelasnya.
"Tetapi ada satu bungkus yang isinya tulisannya MC, yang tidak ada tulisan apapun, tidak ada expire day, tidak ada komposisi, tidak ada izin edarnya, tidak ada BPOMnya, di situ doktif buka, dan ternyata masih bagus isinya masih putih dan belum teroksidasi, dan dicium itu aromanya obat," lanjutnya.
Doktif pun berencana untuk mengecek krim tersebut di lab. Namun, Shella yang menyaksikan live itu diduga merasa tersinggung.
Bersama rombongannya, Shella pun langsung melabrak Doktif. Peristiwa itu pun sempat terekam dalam live streaming yang disaksikan ratusan ribu warganet di TikTok.
"Ternyata kita dilihat saudara SS, kemudian mungkin tersinggung apa gimana, beliau datang ke lokasi tempat domtif bersama teman-teman akhirnya terjadilah yang di live," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.