Diduga Peras Brand Kue CT dengan Modus Review Buruk dan Minta Tebusan Rp 350 Juta, Codeblue Minta Maaf dan Beri Klarifikasi Begini
JAKARTA, REQnews - Selebgram sekaligus food vlogger Codeblu tiba-tiba muncul menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi usai diduga menyebarkan informasi palsu soal brand kue dan roti, Clairmont Cakes.
Sebelumnya diketahui, Codeblue membuat review perihal Clairmont Cakes yang disebutnya mengirimkan kue nastar berjamur ke panti asuhan. Kasus tersebut pun viral pada November 2024 silam.
Kini terungkap jika kabar soal kue nastar berjamur Clairmont Cakes tersebut tidaklah benar. Codeblue pun meminta maaf kepada pihak Clairmont melalui postingan video di Instagramnya pada Kamis, 27 Februari 2025.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Codeblue usai viralnya akun-akun yang mengungkap jika tindakan Codeblue itu merupakan "modus" yang diduga sengaja dilakukan demi mendapatkan keuntungan pribadi.
Seperti akun Instagram @ssc_politik yang membongkar jika Codeblue sengaja mengunggah video review buruk untuk memeras toko roti.
"Baj**gan gila reviewer makan coba peras toko roti sampai 350/600 juta dengan kedok fnb konsultan tokonya," tulis akun tersebut.
Akun itu juga mengunggah foto Codeblue dan menyebut jika sang food vlogger melakukan pemerasan dengan modus memperbaiki citra toko dengan kontennya yang lain.
"Ini modus lo meres, lo modus memperbaiki nanti diketok harga konten ratusan juta buat perbaikin citranya," lanjutnya.
Usai "modusnya" dibongkar oleh sejumlah akun hingga viral, Codeblue akhirnya mengunggah video permintaan maaf dan klarifikasi.
"Minta maaf kepada brand CT, saya telah menyebarkan berita palsu yang didapat dari sumber bermasalah hingga menimbulkan kerugian bagi pihak CT dan masyarakat Indoesia, meresahkan banyak orang," ungkapnya, dikutip Kamis, 27 Februari 2025.
"Saya minta maaf dan tidak akan saya ulangi lagi hal serupa di masa yang akan datang," tambahnya.
Sementara itu, Codeblu terpantau belum menghapus postingan tentang kue nastar berjamur itu di Instagram-nya pada 15 November 2024. Di postingan itu, dia menyebut toko roti CT dengan berbagai kata kasar.
"Ini bakery kasih makanan sudah rusak, kadaluarsa ke panti aushan, bangs*t, baj*ngan, ini bakery sangat terkenal. Ngirim makanan kue kering tiga kardus kadaluarsa ke panti asuhan, kacau banget," ujarnya.
"Bayangin makanan rusak lu aja enggak mau makan, apalagi anak yatim. Tapi ini kejadian sangat tidak manusiawi, saya serahkan kepada rakyat netizen dalam mendalami," sambungnya.
Codeblue mengaku mendapat info tersebut dari seorang informan, yang belakangn diketahui sebagai mantan karyawan vendor yang selama ini kerja sama dengan toko itu.
Codeblu mengatakan selain makanan rusak dan kadaluarsa, dapur toko itu kotor dan tidak higienis karena banyak tikus.
"Tidak manusiawi, kalau gua jadi pemerintah ketahuan yang begini, bukan cuma gua tutup tapi gua kasih denda dan sanksi sosial," tulis pada caption postingannya.
Diketahui, ini merupakan permintaan maaf kedua Codeblu, setelah sebelumnya ia meminta maaf atas chatnya yang beredar mematok harga jutaan rupiah ke pengusaha kuliner untuk men-take down video usai di-review negatif.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.