REQNews.com

Viral Acara Seminar Bela Negara di UI Hadirkan Deddy Corbuzier, Warganet Heran! Pesertanya Sampai Dimintai Foto KTP hingga NIK

The Other Side

Minggu, 20 April 2025 - 19:00

Viral Acara Seminar Bela Negara di UI Hadirkan Deddy Corbuzier. (Foto: X/@tanyarlfes)Viral Acara Seminar Bela Negara di UI Hadirkan Deddy Corbuzier. (Foto: X/@tanyarlfes)

JAKARTA, REQnews - Sebuah acara seminar yang digelar di Universitas Indonesia (UI) tengah jadi sorotan. Pasalnya, para peserta acara seminar tersebut sampai dimintai data pribadi berupa KTP hingga NIK.

Diketahui, acara tersebut bertajuk Seminar Bela Negara Nusantara Shield yang turut menghadirkan Deddy Corbuzier.

Hal ini diungkao oleh akun X @tanyarlfes pada Sabtu, 19 April 2025. Dalam cuitannya, akun itu membagikan foto baliho yang mencantumkan tema seminar, "Cyber Security and Internet for Nation Building: Peran Generasi Muda dalam Melindungi Aset Digital Negara".

Namun yang mengejutkan, para peserta yang ingin ikut dalam seminar tersebut diwajibkan mengisi NIK dan mengunggah foto KTP mereka.

Tak hanya itu, dalam link google form juga dituliskan bahwa NIK dan KTP tersebut akan digunakan oleh Kementerian Pertahanan untuk menerbitkan sertifikat Bela Negara setelah mendapatkan validasi dari Kementerian Dalam Negeri.

"Hati-hati yang ikut seminar di UI dengan narasumber om Deddy, soalnya link pendaftarannya (*) wajib diisi NIK dan foto KTP. Seminar cyber security kok minta foto KTP? Ini sama saja serahin data diri buat dipantau pergerakan kalian sama pemerintah," tulis akun tanyarlfes, dikutip Minggu, 20 April 2025.

Hal ini tak pelak menuai banyak komentar warganet.

"Positif thinking aja dulu, biasnaya untuk kepentingan absesnsi untuk LPJ kegiatan kalau sumber dana kegiatan dibiayai negara," komentar akun @fajar_asmara81.

"Artinya data kalian akan dipakai KPU kalau kalian gak hadir pas Pilpres nanti," kata akun @yoamiminm.

"Bisa jadi buat pemilu selanjutnya, tapi kalau buat judol wkwkkw abis," ujar akun @kawairukga.

 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.