REQNews.com

Viral Video Hutan Kalimantan Dilanda Banjir Besar, Andrew Kalaweit: Karena Kerusakan Hutan dan Deforestasi!

The Other Side

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:24

Andrew Kalaweit menunjukkan pemandangan tak biasa dari hutan Kalimantan. (Foto: Instagram)Andrew Kalaweit menunjukkan pemandangan tak biasa dari hutan Kalimantan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, REQnews - Sedang viral di media social Instagram, video unggahan konten creator yang dikenal vocal menyuarakan pelestarian lingkungan, Andrew Kalaweit.

Dalam video tersebut, Andrew Kalaweit menunjukkan pemandangan tak biasa dari hutan Kalimantan. Dimana hutan Kalimantan tampak dilanda banjir besar.

Dalam video itu bahkan Andrew menunjukkan ketinggian air yang membanjiri hutan Kalimantan nyaris mencapai tinggi orang dewasa.

Diungkapkan Andrew, banjir di hutan Kalimantan kini terjadi lebih sering dalam setiap tahunnya.

"Ini terjadi karena kerusakan hutan, deforestasi di pinggir sungai, yang mengakibatkan hutannya gak punya daya serap lagi sebanyak dulu. Jadi ini lebih sering banjir seperti ini. Dulu biasanya cuma satu kali setahun, sekarang bisa sampai 2-3 kali satu tahun," ungkap Andrew Kalaweit, dikutip Rabu, 11 Juni 2025.

Kondisi ini pun membuat banyak warganet ikut prihatin. Tak sedikit warganet yang mengaitkan banjirnya hutan Kalimantan dengan keberadaan perkebunan sawit yang kian meluas.

"Kaltim juga ini, mahakam naik airnya. Samarinda juga mulai kerasa,anak2 sungai mahakam juga mulai meluber ke jalan,walaupun masih skala kecil. Takut aja barengan sama hujan lebat," komentar @astarimandasari.

"Ketawa aja skligus jangkel atas statement Prabowo bahwa pembukaan lahan terutama perkebunan sawit gak ngaruh terhadap ekosistem hutan dan klau bisa buka sebanyak2nya karna sama2 pohon. Arghhhh kenapa aku punya Presiden begini 😭😭😭," kata @lolymarlina.

"Bisa2nya hutan banjir, human problem in the world," ujar @fauziyolanda.

"Gw skrg stay di Kalimantan selatan tepatnya diBanjarmasin, Kerusakan Alam disini makin tahun makin signifikan, akibat pembukaan lahan kelapa sawit dan Batu bara baik Legal maupun Ilegal yg tanpa dilakukan Reboisasi, dari dulu Kalsel tdk pernah Banjir tp Semenjak Banjir Bandang Januari 2021, Saat ini Hujan sedikit sudah Banjir, Panas Kemarau Kebakaran Hutan yg disengaja untuk pembukaan lahan. IKN pun akan mengalami hal yg sama tp semoga kita masih ada Harapan Baik dari Masyarakat & Pemerintahan Kalimantan," tulis @hannan_qosym.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.