Viral Sosok Balqis Humaira Ungkap 7 Prediksi Hasil Forensik Kematian Diplomat Arya Daru, Warganet: Jenius!
JAKARTA, REQnews - Kasus kematian diplomat muda Kemenlu Arya Daru Pangayunan masih menjadi misteri hingga kini. Publik dibuat penasaran dengan penyebab pasti kematian almarhum.
Sementara itu, sosok Balqis Humaira tiba-tiba viral dan ramai disorot warganet lantaran membeberkan prediksi hasil forensik kematian Arya Daru Pangayunan.
Seperti diketahui, kepolisian hingga saat ini masih belum mengungkap hasil forensik dari kematian Arya Daru Pangayunan.
Hingga kemudian, muncul sosok Balqis Humaira yang menyoroti kasus kematian Arya Daru dengan begitu detail. Tak pelak, banyak warganet yang tertarik dengan pembahasan Balqis Humaira.
Melansir dari unggahan di akun Instagram @balqishumaira77, terlihat Balqis membeberkan prediksinya terkait hasil forensik usai adanya pengguna Instagram yang memberikan pertanyaan.
"Kasih tahu kak hasil forensik, sebelum muncul berita, keburu di framing perkara perselingkuhan dan bundir," tulis akun Boru Simalungun, dikutip Kamis, 17 Juli 2025.
Kemudian, dalam caption unggahan tersebut tertulis prediksi kesimpulan forensik versi Balqis Humaira, yakni sebagai berikut:
1. Penyebab kematian: Asfiksia Mekanik
Menurut Balqis, Arya meninggal dunia lantaran kegagalan bernapas akibat lakban yang dililit pada bagian kepala.
"Hidung dan mulut tertutup sempurna, membuatnya kehabisan oksigen. Dalam dunia medis, proses asfiksia akan memicu refleks tubuh yang sangat kuat untuk bertahan hidup," ujarnya.
2. Kondisi lakban di kepala
Diungkapkan Balqis, lilitan lakban tersebut dilakukan dengan ketenangan dan kesadaran penuh hingga tanpa adanya gangguan gerakan yang spontan.
"Jika korban melakukan sendiri, seharusnya ada tanda-tanda kegagalan: Lilitan putus, tidak menutup rapat, atau terhenti di tengaj jalan saat tubuh panik. Tidak ada bukti kegagalan itu di TKP. Maka pertanyaannya: Bukankah lilitan yang sempurna ini justru menandakan bahwa korban dalam keadaan tak berdaya saat dililit?" ungkapnya.
3. Ketiadakan alat bantu dan zat penenang
Menurut Balqis, ada beberapa kasus yang menggunakan metode serupa namun dibantu dengan obat penenang.
Namun Balqis menyebut bahwa ADP tidak mengonsumsi obat penenang sehingga memunculkan pertanyaan terkait kematian diplomat muda tersebut.
"Maka pertanyaannya: Jika metode yang digunakan ekstrem dan tidak lazim, mengapa tidak ada satu pun elemen pendukung yang biasanya muncul dalam kasus serupa?," tanyanya.
4. Arah lilitan lakban
Balqis menyebut bahwa menurut pendapat kriminolog arah lilitan lakban bisa menjadi kunci dari kasus kematian Arya. Namun hingga saat ini belum terungkap arah lilitan lakban tersebut.
"Jika ini adalah informasi forensik yang sangat krusial, mengapa tidak disampaikan secara terbuka kepada publik?," tulis Balqis.
5. TKP terlalu bersih
Balqis mengungkap bahwa tidak ada berbagai barang yang hilang dari TKP. Bahkan perlawanan dari Arya pun tidak ditemukan karena tidak adanya barang yang rusak.
Namun, Balqis menyoroti soal jendela kamar kos yang mudah dicongkel meski kamar menggunakan lock otomatis yang terkunci dari dalam.
"Pertanyaannya, jika narasi 'kamar terkunci dari dalam' dijadikan alasan untuk menyimpulkan bunuh diri, apakah fakta bahwa jendela bisa dicongkel dari luar tidak sepenuhnya meruntuhkan narasi tersebut?," tanyanya.
6. Sidik jari di lakban
Selanjutnya, Balqis menjelaskan prediksi forensik terkait adanya sidik jari di lakban yang melilit Arya. Namun dugaan teknis, Balqis merasa bahwa sidik jari tersebut bisa ditempelkan ketika korban tidak berdaya.
"Pertanyaanya: Apakah keberadaan sidik jari semata cukup kuat untuk menegaskan semua kejanggalan lain yang lebih signifikan?," ujarnya.
7. Tak ada riwayat gangguan mental
Balqis juga mengungkapkan bahwa Arya tidak memiliki latar belakang tekanan mental atau gangguan jiwa.
"Ia tidak menunjukkan tanda-tanda kesepian atau tekanan mental yang mendalam," tandasnya.
Prediksi forensik kematian Arya Daru yang dibuat Balqis Humaira ini pun menyita perhatian warganet hingga dibanjiri komentar positif.
"Jenius kak, pasti Allah akan tunjukkan kebenaran dengan jalan Nya, semoga keluarga diberi kekuatan dan kesabaran, aamiin," komentar akun @hanunzhastore.
"Wah ini betul-betul harus menjadi atensi publik dan masyarakat harus terus memberikan perhatian terhadap kasus ini supaya terang benderang tidak direkayasa," kata akun @apoteker_putu.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
