Kabar Baik! Tunjangan DPR Bakal Dialihkan, Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp 500 Ribu
JAKARTA, REQnews - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengumumkan rencana pemerintah untuk meningkatkan insentif bagi para guru non-ASN.
Ia mengungkapkan bahwa Sebagian anggaran tunjangan DPR RI bakal dialihkan dan dialokasikan untuk guru honorer dan Program Indonesia Pintar (PIP).
Dalam rapat kabinet yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (2/9/2025), Mu’ti menyampaikan bahwa skema baru ini diharapkan bisa terealisasi mulai tahun 2026.
"Kalau usulan ini disetujui, insentif guru honorer akan naik dari Rp300 ribu menjadi Rp500 ribu per bulan," ungkap Abdul Mu'ti, dikutip Kamis, 4 September 2025.
Diketahui, selama ini guru honorer hanya mendapatkan insentif Rp 300 ribu per bulan. Dana tersebut diberikan secara akumulatif untuk 7 bulan sekaligus dengan total Rp 2,1 juta bagi masing-masing penerima.
Pada tahun 2025 ini, sebanyak 341.248 guru honorer telah menerima dana tersebut. Di samping itu, ada pula Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk 253.407 guru PAUD non-formal, masing-masing sebesar Rp600 ribu. Total anggaran BSU tahun ini mencapai Rp125 miliar.
Dana tersebut dinilai belum cukup layak untuk memenuhi kebutuhan guru honorer, sehingga usulan insentif dinaikkan menjadi Rp 500 ribu per bulan diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan para pendidik.
"Ini bentuk komitmen kita untuk terus memperhatikan guru, terutama mereka yang belum berstatus ASN," tandasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.