REQNews.com

Indonesia Menang! Uni Eropa Diminta Cabut Bea Imbalan Atas Kasus Sengketa Baja Nirkarat di WTO

The Other Side

Sunday, 05 October 2025 - 19:17

WTO (Foto: TradeInt)WTO (Foto: TradeInt)

JAKARTA, REQnews - Pemerintah Indonesia merespons positif putusan Panel Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas kasus sengketa stainless steel (baja nirkarat) Indonesia yang melibatkan Uni Eropa (EU).

Pasalnya, dalam putusan yang dirilis 2 Oktober 2025 tersebut, Panel WTO menyatakan bahwa sebagian besar tindakan UE terkait pengenaan bea masuk imbalan (countervailing duties/CVD) terhadap baja nirkarat Indonesia tidak konsisten dengan aturan WTO, khususnya Agreement on Subsidies and Countervailing Measures (SCM Agreement).

DIungkap Menteri Perdagangan Budi Santoso, putusan tersebut merupakan capaian penting dalam perjuangan kepentingan ekspor Indonesia. Ini juga menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan ekspor baja nirkarat Indonesia ke Uni Eropa.

"Kemenangan Indonesia pada sengketa ini adalah pencapaian besar untuk menjamin akses pasar baja nirkarat Indonesia di UE dan negara lain. Kami mendorong UE menghormati putusan Panel WTO dan segera mencabut bea masuk imbalan yang tidak sesuai aturan. Selanjutnya, Indonesia berharap kedua pihak dapat lebih fokus pada penguatan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan,” kata Mendag, dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 5 Oktober 2025.

Dalam putusannya, Panel WTO menilai kebijakan ekspor nikel Indonesia tidak menyebabkan harga bahan baku untuk produksi baja nirkarat ada di bawah harga wajar. Disamping itu, fasilitas pengecualian bea masuk di kawasan berikat terhadap bahan baku baja nirkarat juga bukan merupakan subsidi ilegal.

Dengan adanya putusan ini, kata Mendag, WTO juga merekomendasikan agar UE menyesuaikan kebijakan perdagangannya dengan mencabut pengenaan bea masuk imbalan terhadap baja nirkarat asal Indonesia.

“Keputusan Panel WTO ini menegaskan bahwa tuduhan UE tidak terbukti. Pemerintah Indonesia akan terus mengawal agar putusan ini segera diadopsi, sehingga akses pasar baja nirkarat Indonesia di UE dapat semakin terbuka,” tandasnya.

 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.