REQNews.com

Shandy Aulia Dikecam Gegara Bagikan Foto Mandi Bareng Anak, Parents! Ketahui Nih 6 Etika Unggah Foto Anak di Sosmed

Tips

Sunday, 27 November 2022 - 09:00

Ilustrasi foto ibu dan anakIlustrasi foto ibu dan anak

JAKARTA, REQnews - Aktris Shandy Aulia mendadak tuai kritikan lantaran membagikan foto momen dirinya saat tengah mandi bersama sang buah hati Claire di bathtub.

Banyak netizen berpendapat bahwa foto tersebut tak seharusnya diposting Shandy di media sosial lantaran bisa mengusik privasi sang anak. Sejumlah netizen juga mengkritik cara berpakaian Shandy dalam foto tersebut yang dinilai terlalu seksi.

Sejatinya, mengunggah foto si kecil di media sosial tidaklah salah Moms! Bisa jadi ini merupakan wujud para orangtua yang sayang dan bangga terhadap perkembangan sang buah hati.

Para orangtua seringkali ingin "seisi dunia" tahu betapa lucu dan menggemaskannya buah hati mereka sehingga kerap kali ingin membagikan berbagai momen di media sosial.  

Namun perlu diingat Moms, jangan mengunggah foto anak sembarangan. Pertimbangkan baik-baik sebelum mengunggah potret si kecil di media sosial agar tidak disalahgunakan oleh orang tak bertanggung jawab. Karena bukan tak mungkin, ini bisa mengundang tindak kriminal dan membahayakan si kecil.

Melansir dari Forbes, Minggu, 27 November 2022, ahli etika teknologi, Jessica Barron, menyampaikan hal tentang bahayanya perilaku orangtua yang suka share foto-foto si kecil ke media sosial. Ketika parents sering mengunggah foto si anak, itu dapat memberikan potensi untuk penghinaan, pelanggaran privasi, hingga diskriminasi di masa depan.

Oleh karena itu parents, kita harus lebih bijak lagi dalam mengunggah foto anak ke media sosial.

Dilansir dari laman siapnikah.org, ada enam etika yang penting orangtua tahu dalam mengunggah foto anak di media sosial. Website tersebut dikembangkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan Rumah Perubahan, tujuannya demi memberikan solusi pada permasalahan generasi muda dan keluarga.

1. Ketahui foto yang pantang dibagikan

Ya memang si Kecil masih bayi misalnya, terus selalu pasang ekspresi seru saat mandi, dan tentu saja rasanya kita siap untuk unggah momen itu ke media sosial. Nah, jangan lagi ya, Parents. Foto anak sedang mandi dan telanjang tanpa pakaian, sebaiknya nggak dilakukan, karena rawan disalahgunakan oleh para pedofil.

Foto anak sedang terluka, memalukan, informasi pribadi, foto aktivitas yang nggak aman juga nggak perlu dibagikan. Kita perlu menjaga si kecil dari rasa malu saat melihat fotonya di masa depan.

2. Rahasiakan informasi foto

Sebelum mengambil foto sebaiknya parents mematikan fitur geotag di smartphone. Fitur tersebut bisa memberi informasi kapan dan dimana foto itu diambil. Jadi seram banget jika ternyata foto si kecil bisa segampang itu dilihat orang asing.

Selain itu, jangan pernah sekalipun memberi informasi lengkap, seperti nama lengkap, alamat rumah, nama sekolah, dan identitas penting lainnya. Merahasiakan informasi tadi wajib dilakukan supaya terhindar dari risiko penculikan.

3. Atur privasi

Media sosial itu hampir tak ada batasnya, tapi kita sebenarnya bisa kok membuat batasan sendiri. Beberapa media sosial punya fitur yang bisa membatasi siapa saja yang bisa melihat postingan kita dan ada pilihan untuk privat akun juga.

Beberapa media sosial saat ini sudah menyediakan fitur 'share with close friend', supaya bisa lebih mudah melacak bila ada penyalahgunaan foto. Kita juga merasa lebih nyaman karena mengunggah foto si kecil pada teman-teman yang kita percaya.

4. Beri watermark

Sekarang gampang banget buat menyebarkan foto orang tanpa izin, bisa tinggal screenshot saja kan? Nah, watermark bisa jadi pilihan kalau kita mau tetap aman ketika unggah foto atau video si kecil.

Dengan adanya watermark, foto atau video anak jadi sulit digunakan oleh orang lain. Sehingga bisa menghindari penyalahgunaan dari orang yang tak bertanggung jawab.

5. Jangan terpancing komentar

Usahakan untuk tidak membalas komentar yang pada ujungnya menanyakan identitas diri dan alamat si Kecil. Kalaupun memang perlu dijawab, sebaiknya respons secara pribadi lewat pesan.

Terkadang ada berbagai ragam sikap netizen ya, Parents.. Bisa saja dia bertanya, "Bun, itu anaknya nggak sekolah ya?" Ehh.. kita jadi terpancing menjawab deh, "Enak aja, anak saya tuh sekolah di tempat ternama ya di TK (sebut nama) sekarang udah kelas (sebut kelas)".

Jangan sampai gitu ya, Parents. Selain itu hindari juga komentar yang terkait dengan bullying atau perundungan. Ketika si kecil sudah bisa membaca dan mengerti tentu akan sedih melihatnya. Jadi cukup hapus dan blok akunnya, jangan sampai terpancing emosi kita jadi ikut melakukan bullying.

6. Minta izin orangtua lain

Terkadang kita memfoto si kecil bersama teman-temannya dan unggah ke media sosial. Eh, sebelum memposting foto anak bareng temannya, sebaiknya kita izin dulu ke orangtuanya. Ada juga kan, orangtua yang tidak mau mengunggah foto anaknya ke media sosial, dan pertimbangan lainnya untuk melindungi si kecil di media sosial.  

 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.