REQNews.com

Pasar Malam yang Jual Camilan Serangga Buka Lagi, Gak Takut Covid-19?

The Other Side

Saturday, 02 May 2020 - 12:33

Pasar Malam yang Jual Camilan Serangga Buka Lagi, Gak Takut Covid-19? (Foto: Istimewa)Pasar Malam yang Jual Camilan Serangga Buka Lagi, Gak Takut Covid-19? (Foto: Istimewa)


NANNING, REQnews - Setelah diterjang virus corona (COVID-19), Cina perlahan mulai bangkit. Setelah lockdown dicabut, seluruh aktivitas kembali normal, bahkan pasar seafood Huanan di Wuhan yang diduga menjadi sumber COVID-19 pun sudah beroperasi.

Seperti tak ada kapoknya dan menimbulkan pro dan kontra, sudah banyak pasar tradisional di Cina yang lanjut menjual daging hewan liar hingga makanan eksotik lainnya setelah virus Corona mereda di sana.

Tak hanya itu, kini pasar malam yang menjual aneka serangga dari kalajengking sampai kelabang juga buka kembali. Pasar ini tutup selama dua bulan karena virus corona.

Salah satunya pasar malam di Nanning, yang terkenal dengan aneka jajanan yang terbuat dari serangga di sana. Banyak pilihan serangga yang dijajakan, bisa ditumis atau dipanggang. Jajanan seperti laba-laba, ulat, kalajengking, kuda laut, bahkan kelabang pun tersedia di sana.

BACA JUGA: Pasar Seafood Huanan di Wuhan Kembali Beroperasi, Pada Gak Kapok Apa Ya?

Dilansir dari Daily Mail UK, Sabtu 2 Mei 2020, pasar malam yang terletak di Guangxi ini sempat tutup sementara dari bulan Januari karena virus Corona yang menyerang China. Apalagi jarang Guangxi dan Wuhan tak terlalu jauh sekitar 1,350 km saja.

Meski menjadi perdebatan tapi rupanya pasar malam Nanning ini tetap buka kembali. Banyak warga yang datang untuk makan di sana setiap malamnya.

Pasar ini kini hanya boleh dikunjungi 3,000 orang dalam satu waktu untuk mencegah penyebaran virus. Para penjual juga harus menjaga jarak dengan pengunjung dan penjual lainnya dan wajib menerapkan social distancing. Jaraknya wajib 1,8 meter.

Karena banyaknya penjual makanan di sana, pengurus pasar malam membaginya ke dalam dua kelompok yang berjualan bergantian setiap satu minggu sekali.

Pengunjung juga diwajibkan menggunakan aplikasi kesehatan resmi untuk mengukur seberapa sehat mereka. Pengecekan suhu juga tetap dilakukan dan semua orang wajib mengenakan masker kecuali makan.

Redaktur : Hans Gilbert Ericsson

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.