REQNews.com

Terungkap! Ini Peran AKBP HS dalam Kasus Ravio Patra

News

Minggu, 26 April 2020 - 12:02

 Ravio Patra (Foto:Istimewa)Terungkap! Ini Peran AKBP HS dalam Kasus Ravio Patra

JAKARTA, REQnews - Publik bertanya-tanya siapa sebenarnya sosok AKBP HS, perwira menengah Polri yang disebut-sebut dalam kasus penangkapan Ravio Patra. Nama HS muncul usai Direktur Eksekutif SAFEnet, Damar Julianto membeberkan kronologi kasus yang melilit peneliti kebijakan publik tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Argo Yuwono pun menjelaskan peran AKBP HS dalam kasus Ravio Patra. "AKBP HS itu adalah saksi karena mendapat kiriman pesan tersebut (diduga dari Ravio) dan banyak lagi saksi yang dikirimkan pesan," kata Argo di Jakarta, Sabtu 25 April 2020.

Baca Juga: Ravio Patra Ditangkap Atas Dugaan Penyebaran Berita Onar

Sebelumnya Damar Juniarto menyebut bahwa Ravio mengaku bahwa akun Whatsapp miliknya diretas pada Selasa, 22 April 2020. Pada saat itu, Ravio pun mengaku menerima panggilan sekitar pukul 13.19 WIB hingga 14.05 WIB dari dua nomor dengan kode negara Indonesia, dan nomor telepon dengan kode negara Malaysia dan Amerika Serikat.

Ketika diidentifikasi melalui aplikasi, nomor tersebut tercatat sebagai milik AKBP HS dan Kol ATD. Menyikapi informasi itu, Argo pun menegaskan bahwa semua langkah yang dilakukan penyidik hanya untuk membuat suatu kejelasan.

Baca Juga: Profil Ravio Patra, Aktivis yang Ditangkap Polisi usai Ponsel Diretas

"Berdasarkan kejadian dan saksi bukan karena mencari-cari," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Ravio Patra ditangkap pada Rabu malam lalu di Jalan Blora Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat saat sedang menunggu jemputan. Dia kemudian dibebaskan dengan status sebagai saksi pada Jumat pagi, 24 April 2020.

Ravio ditangkap karena diduga menyebarkan ujaran kebencian dan provokasi penjarahan. Namun tuduhan itu dibantah Ravio karena nomor teleponnya disebut diretas untuk mengirimkan pesan provokasi.

Redaktur : Safwan Hadi Rachman

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.