REQNews.com

Belasan Pelajar SD di Situbondo Nekat Sayat Tangannya Sendiri

News

Wednesday, 04 October 2023 - 17:00

Ilustrasi menyayat tangan (Foto:Istimewa)Ilustrasi menyayat tangan (Foto:Istimewa)

JAWA TIMUR, REQNews  - Belasan siswi SD di Situbondo, Jawa Timur, nekat menyayat tangannya sendiri, ulah mereka membuat para guru khawatir.

Aksi ini di luar batas kewajaran, setelah dicari tahu ternyata alasannya karena demi mengikuti tren media sosial.

Menurut mereka, aksi ini dilakukan untuk mengikuti tren kekinian di TikTok.

Mereka lakukan hal berbahaya agar kelihatan gaul dan mengikuti tren yang viral di media sosial.

Mereka nekat menyayat atau menggores lengannya sendiri dengan menggunakan alat kesehatan jenis gda stik yang dibeli dari salah seorang pedagang keliling yang berjualan di sekitar sekolahnya.

Peristiwa ini bermula dari ditemukannya lengan salah seorang siswi yang dipenuhi luka goresan yang tidak wajar. Karena curiga, salah seorang guru melaporkan peristiwa itu kepada kepala sekolahnya.

Selain melakukan koordinasi dengan para orangtua siswi yang melukai tangannya, pihak sekolah melaporkan juga kepada Dinas Pendidikan Situbondo. Mereka semakin khawatir dengan ulah para siswa.

Harapan tidak ditiru para siswa yang lain di sekolahnya. Kasus ini masih ditangani oleh pemerintah daerah setempat dan juga pihak sekolah. Para siswa masih didampingi oleh para guru.

Para orangtua juga sudah diajak bicara terkait ulah anak mereka. Dialog difasilitasi oleh Dinas Pendidikan setempat.

Atas kejadian ini Disdik Kabupaten Situbondo menerbitkan surat edaran khusus yang diberikan ke seluruh sekolah di wilayah tersebut.

"Ini akibat terpengaruh trending di TikTok," kata Kabid Pendidikan Dasar Disdik Kabupaten Situbondo, Supiono , Rabu 4 oktober 2023.

Menurutnya, Pemkab telah menggelar pertemuan dengan pihak sekolah dan wali murid untuk memberi imbauan agar pengawasan keseharian lebih diperhatikan.

Supiono juga menyatakan bahwa Disdik Kabupaten Situbondo telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang imbauan pemeriksaan siswa untuk tidak melakukan kegiatan yang merugikan diri sendiri.

"Iya sudah kami keluarkan SE."

"Intinya imbauan untuk semua tidak boleh melakukan demikian," ujarnya.

Disdik Kabupaten Situbondo juga telah berkoordinasi dengan DP3A Kabupaten Situbondo.

Pihaknya berharap ada penanganan dari sisi psikologis kepada siswa agar tidak melakukannya kembali.

Kepala DP3A Kabupaten Situbondo, Imam Darmaji menyatakan, pihaknya kini sedang menangani anak-anak yang melukai tangannya sendiri.

Namun penanganan tersebut masih ditahap menggali keterangan.

"Kami sudah ke sekolah (SD Negeri 2 Dawuhan) untuk meminta keterangan," katanya.

Dia menyatakan, pihak DP3A Kabupaten Situbondo akan melakukan penanganan psikologis siswa jika pihak sekolah dan wali murid bersedia.

Pihaknya akan mendatangkan psikolog secara khusus.

"Jika mereka bersedia, maka kami akan panggil psikolog untuk menangani 11 siswa tersebut," terangnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.