REQNews.com

Zulfikar Fahmi Tersangka Dugaan Suap Jalur Kereta Api Bandung Ditahan KPK

News

Tuesday, 14 November 2023 - 10:15

Ilustrasi Tahanan KPK (Foto:YouTobe/KPK)Ilustrasi Tahanan KPK (Foto:YouTobe/KPK)

JAKARTA, REQNews -  Direktur PT Putra Kharisma Sejahtera (PKS), Zulfikar Fahmi (ZF) resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk 20 hari pertama,.

Zulfikar Fahmi ditahan terhitung mulai tanggal 13 November 2023 sampai 2 Desember 2023, di Rutan KPK.  

Sebelumnya KPK telah mengumumkan  Direktur PT Putra Kharisma Sejahtera (PKS), Zulfikar Fahmi (ZF) sebagai tersangka.

Zulfikar Fahmi ditetapkan tersangka bersama Direktur PT Bhakti Karya Utama (BKU), Asta Danika (AD) pada Senin 6 November 2023.  

 ZF yang berhalangan hadir dan ijadwalkan ulang pemanggilan pemeriksaan sebagai tersangka.

Zulfikar merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Balai Teknik Perkereta Apian Kelas I Bandung.

Kasus ini merupakan pengembangan perkara dugaan suap proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun anggaran 2018-2022.

KPK telah menetapkan dan menahan 12 tersangk dalam kasus tersebut. Selain Zulfikar Fahmi, ada Direktur Prasarana Perkeretaapian Harno Trimadi; PPK Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah (BTP Jabagteng) Bernard Hasibuan; Kepala BTP Jabagteng Putu Sumarjaya; PPK BPKA Sulsel Achmad Affandi. Kemudian, PPK Perawatan Prasarana Perkeretaapian Fadliansyah; PPK BTP Jabagbar Syntho Pirjani Hutabarat; Direktur PT Istana Putra Agung Dion Renato Sugiarto; Direktur PT Dwifarita Fajarkharisma Muchamad Hikmat; Yoseph Ibrahim selaku Direktur PT KA Manajemen Properti sampai dengan Februari 2023.

Selanjutnya, Parjono selaku VP PT KA Manajemen Properti; Direktur PT Bhakti Karya Utama, Asta Danika; dan Direktur PT Putra Kharisma Sejahtera, Zulfikar Fahmi.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.